Menteri PUPR, Basuki Hadimudjono, mengungkapkan tol ruas Semarang-Solo yang targetnya bisa selesai pada Juni 2018 ini, bakal memangkas waktu tempuh menuju dua kota di Jawa Tengah itu. Sehingga, mereka yang datang dari Jakarta akan terus lewat tol menuju Solo via Semarang.
Saat ini dari ruas tol Semarang-Solo, 2 seksi yang sudah beroperasi yakni seksi I Ruas Semarang-Ungaran (10,85 km) yang telah dioperasikan sejak 11 November 2011, dan seksi II Ruas Ungaran-Bawen (11,9 km) yang telah dioperasikan sejak 4 April 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara seksi III Bawen-Salatiga ditargetkan bisa mulai beroperasi sebelum musim mudik Lebaran tahun ini. Saat ini pengerjaan konstruksi seksi III sudah mencapai 90,48%.
"Sekarang seperti Solo-Kertosono atau dari Salatiga ke Solo di Kartosuro itu sudah 97% lebih lahan. Ada yang 100%, tapi rata-rata 97% lebih," ujar Basuki di proyek seksi III, Semarang, Jumat (17/2/2017).
Baca juga: Tol Tembus Sampai Semarang, Horor Macet Brexit Tak akan Terulang.
Basuki optimistis target itu bisa direalisasikan tepat waktu. Pasalnya lahan di seksi III sudah mencapai 99%. Sementara untuk seksi IV Salatiga-Boyolali (24,47 km) progres pembebasan lahan 97,6%, serta seksi V Boyolali-Kartasura (7,74 km) lahan yang sudah dibebaskan 98,92%.
"Juga Kartosuro-Sragen-Ngawi sudah 93% lebih. Insya Allah target 2018 Trans Jawa (terhubung) bisa tercapai," tutur Basuki. (idr/hns)











































