Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng menyebutkan, produksi massal mobil listrik atau kendaraan listrik lainnya bisa dilakukan dengan melihat permintaan dari masyarakat.
Di sisi lain, pihaknya bersama PLN juga terus menyediakan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) di beberapa titik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menjamin pasokan listrik dalam negeri saat ini cukup untuk memenuhi permintaan untuk pengisian daya mobil listrik ke depan. Terlebih lagi, pemerintah tengah menggalakkan pembangunan pembangkit 35.000 megawatt (MW).
"Kita belum tahu jumlah (kebutuhan) nanti, tapi kita sekarang lagi membangun kapasitas 35 gigawatt," tutur Andy.
Di sisi lain, penyediaan SPLU pun rencananya akan ditambah jika banyak masyarakat yang menggunakan mobil listrik atau kendaraan berbasis listrik lainnya.
"Nah sekarang ini dalam rangka mensosialisasikan dan memasyarakatkan, PLN tuh di setiap kantornya punya SPLU. Kan kayak kemarin PLN keliling Jakarta dengan motor listrik kan," ujar Andy. (ara/mkj)











































