Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, M Sairi Hasbullah di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (6/11/2017).
"Kalau dilihat perdagangan itu enggak ada masalah. Jadi belum ada PHK besar-besaran dari ritel belum terasa," kata Sairi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut Sairi mengungkapkan, bahwa BPS belum menghitung secara pasti dampak dari tutupnya ritel dan tidak diperpanjangnya izin usaha hotel dan griya pijat Alexis.
"Jadi tergantung perkembangan ke Februari nanti. Kalau misalnya terus terjadi PHK dan lain-lain, bisa saja. Tapi selama ini secara nasional, Indoensia belum berdampak banyak pada pengangguran," ungkap dia.
Begitu juga dengan dampak dari tidak diperpanjangnya izin usaha hotel dan griya pijak Alexis.
"Enggak ada pengaruh karena kecil sekali. Kita lihat Indonesia itu 121 juta tenaga kerja. Kalau PHK 50 orang tidak terlihat. Enggak akan terlihat," tutup dia.











































