Dalam kesempatan itu, para pengusaha akan membahas berbagai hal. Mulai dari kondisi perekonomian RI tahun 2018 serta masalah peningkatan kualitas tenaga kerja atau sumber daya manusia (SDM) yang kredibel di dunia usaha.
Ketua Umum Kadin, Rosan P Roeslani, menyatakan pertemuan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, berkeadilan dan berkualitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat pertumbuhan ekonomi dapat tumbuh kalau seluruh provinsi tumbuh merata. Karena sekarang pertumbuhan masih didominasi Jawa. Ada miss match kebutuhan ekonomi dengan ketersediaan tenaga kerja yang siap pakai. Kita akan beri arahan kebutuhan industri kita jangka panjang sehingga SDM yang disiapkan sesuai kebutuhan industri," sambungnya.
Untuk itu, Rosan mengatakan, para pengusaha juga dinilai perlu membahas permasalahan tersebut lebih lanjut. Para pengusaha juga berencana untuk memberikan usulan atau rekomendasi dari permasalahan tersebut ke pemerintah. Salah satu masukannya ialah terus menggenjot pendidikan vokasi yang saat ini juga dijalankan pemerintah.
"Masukan kita pendidikan vokasi dan kembangkan pendidikan itu bisa berdampak besar dan bisa penunjang kualitas SDM Indonesia ke depan. Setelah presiden pulang dari Jerman, kita tindaklanjuti dengan pelatihan bersama Kadin Jerman," katanya.
"Pelatihan dari mereka dan ini sudah gelombang ke-4. Sebanyak 2.600 perusahaan yang bersedia bergabung dengan program vokasi ini. Kita audah pilot project di Karawang. Ini kita harapkan lebih banyak perusahaan ikut serta, 70% itu praktik," sambung rosan.
Selain itu, Rosan juga mengatakan dalam pertemuan itu para pengusaha juga akan membahas berbagai isu lanjutan. Contohnya seperti kesepakatan pembagian proyek yang akan digarap BUMN dan swasta.
"Waktu itu sudah kita bahas, waktu itu sudah kita sepakati. Kita akan lihat nanti proses yang disepakati sudah sejauh mana, tapi ini kan prosesnya sedang berjalan baru 1-2 bulan. Tapi saya yakini ini akan berjalan baik, pasti nanti ini dibahas," jelasnya. (hns/hns)










































