Neraca Dagang RI Surplus US$ 130 Juta di November

Neraca Dagang RI Surplus US$ 130 Juta di November

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 15 Des 2017 09:55 WIB
Neraca Dagang RI Surplus US$ 130 Juta di November
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Neraca perdagangan November 2017 kembali tercatat surplus, dengan nilai US$ 130 juta. Eskpor pada periode tersebut mencapai US$ 15,28 miliar dan impor US$ 15,15 miliar.

"Kita hanya defisit di Juli, kalau November masih surplus US$ 0,13 miliar, tapi turun dari bulan sebelumnya, tipis sekali surplusnya, pergerakan ini perlu dicermati," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Ekspor

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ekspor November mencapai US$ 15,28 miliar, naik 0,26% dari Oktober 2017. Ekspor minyak dan gas bumi (migas) turun 14,22% dan non migas naik 1,82%. Secara tahunan, ekspor tumbuh 13,18% (yoy).

"Pergerakan ekspor dari bulan ke bulan, secara umum pada 2017 nilainya bagus, pada Nov nilainya US$15,28 miliar, ekspor bulanan tumbuh sempit. Karena mayoritas ekspor non migas maka pergerakannya hampir sama dengan total ekspor," paparnya.

Secara kumulatif total ekspor tumbuh 17,15% menjadi US$ 153,9 miliar. Ekspor non migas tumbuh 16,89% dengan nilai menjadi US$ 139,7 miliar.

Berikut pangsa pasar ekspor:
China US$ 19,13 miliar
Amerika Serikat (AS) US$ 15,72 miliar
Jepang US$ 13,22 miliar

Impor

Impor mencapai US$ 15,15 miliar. Dibanding bulan sebelumnya naik 6,42% dan dibandingkan November 2016 naik sangat tinggi, yaitu 19,62%.

"Pergerakan impornya bulan ke bulan, kita bisa lihat impor setiap bulan selalu berada di atas, non migasnya besar," ungkapnya.

Secara kumulatif, impor mencapai US$ 141,88 miliar atau naik 15,47% (yoy). "Porsi paling besar mesin dan pesawat mekanik, dan mesin/peralatan listrik, itu barang yang paling banyak kita impor," imbuhnya.

Impor terbesar masih dipegang oleh China dengan 24,46%. Selanjutnya diikuti oleh Jepang dan Thailand, yang ternyata tidak berubah sejak beberapa bulan terakhir.

(mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads