Tanggapan Para Penjual di Medsos yang Lapaknya Bakal Dipajakin

Tanggapan Para Penjual di Medsos yang Lapaknya Bakal Dipajakin

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 21 Feb 2018 11:15 WIB
Tanggapan Para Penjual di Medsos yang Lapaknya Bakal Dipajakin
Foto: Dana Aditiasari-detikFinance
Jakarta - Selain akan menarik pajak dari marketplace e-Commerce, Direktorat Jenderal Pajak juga berencana menerapkannya kepada aktivitas jual beli via media sosial (medsos). Meski masih berupa wacana, hal ini sudah menimbulkan beragam reaksi dari para penjual online.

Ilham Pinastiko misalnya, pemilik dari jam tangan kayu Pala Nusantara ini mengaku keberatan dengan wacana tersebut. Menurutnya para penjual via medsos rata-rata skala bisnisnya masih kecil, yang seharusnya membutuhkan dukungan dari pemerintah bukan sebaliknya.

"Saya nggak setuju, sangat nggak, buat UKM seperti kita. Lagian sudah ada pajak tahunan, kenapa nggak dibenerin saja yang itu," katanya kepada detikFinance, Rabu (21/2/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan Ilham, Gilang pemilik Kepiting Nyinyir yang tenar di Instagram mengaku tidak masalah dengan hal itu. Namun dia berharap, pemerintah bisa memberikan dukungan bagi penjual via medsos.

"Saya pasti ikut peraturan yang berlaku. Asalkan peraturannya jelas dan transparan. karena buat kebaikan juga, siapa tahu dengan begitu fasilitas internet lebih murah. Atau jangkauan jualan kita lebih mudah," tuturnya.

Pemilik brand kaos Yajugaya, Randhy Pasetya juga sependapat. Dia akan mengikuti peraturan yang ada. Namun hal itu tentu akan mempengaruhi harga jual produk nantinya.

"Sebagai pribadi taat pajak, akan dipatuhi dan tunggu perwujudan peraturannya. (Akan) Berimbas pada penyesuaian harga produk," ujarnya. (eds/eds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads