Rapat yang berlangsung sejak pukul 11.38 WIB hingga 15.31 WIB ini menghasilkan empat kesimpulan yang dibacakan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih.
RDG membahas sejumlah hal. Di antaranya, progres report project Refinery Development Master Plan (RDMP), dan Grass Root Refinery (GRR), serta kesiapan kebutuhan BBM dan LPG untuk Lebaran 2018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, Komisi VII DPR RI mendesak Plt Direktur Utama Pertamina (Persero) untuk mempercepat proses bidding EPC spin-off asset proses perizinan untuk GRR khususnya terkait dengan penggunaan lahan dan perubahan skema KSO untuk GRR Bontang.
"Tiga, Komisi VII DPR RI sepakat dengan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM dan Plt Direktur Utama Pertamina (Persero) untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak dan elpiji untuk kebutuhan masyarakat sebelum dan sesudah Idul Fitri tahun 2018," jelasnya.
Yang ke empat, sekaligus terakhir, Komisi VII DPR RI sepakat dengan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM dan Plt Direktur Utama Pertamina (Persero) untuk menyampaikan jawaban tertulis atas seluruh pertanyaan Anggota Komisi VII DPR RI dan disampaikan paling lambat tanggal 29 Mei 2018.











































