Menteri ESDM Ignasius Jonan juga sudah meminta kepada Jokowi untuk bisa langsung meresmikan BBM satu harga di Miangas.
"Kita Kementerian ESDM, pak menteri berkirim surat kepada pak presiden agar nantinya pak presiden bisa meluangkan waktu untuk resmikan BBM, salah satu stationnya di Miangas," kata Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di Four Points Hotel, Manado, seperti ditulis Jumat (24/8/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai tanggal peresmian, Arcandra masih menunggu jadwal dari Jokowi. Ia berharap peresmian bisa dilakukan dalam waktu dekat.
"Tanggalnya kita masih menunggu," ujar Arcandra.
Realisasi penyaluran BBM satu harga juga dilakukan di daerah yang harganya belum sama seperti di pulau Jawa. Dengan demikian, masyarakat yang tinggal di wilayah terluar bisa membeli BBM dengan harga yang lebih terjangkau.
"Sebenarnya tidak hanya di Miangas, di seluruh NKRI ada BBM yang harganya nggak sama. maka kita dengan program BBM satu harga ini, harganya sekarang sudah sama dengan yang di tempat lain," kata Arcandra.
Penyaluran BBM satu harga juga dilakukan bertahap karena membutuhkan waktu membangun SPBU dan fasilitas lainnya. Pertamina sebagai BUMN yang menjalankan tugas ini pun diyakini tak membuat keuangannya seret.
"Untuk itu kita harap itu nggak akan bikin Pertamina dalam posisi sulit. ESDM punya angka," ujar Arcandra. (ara/dna)