Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini menukik ke level Rp 13.875.
Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 22,127 poin (0,34%) ke level 6.503,578. Indeks LQ45 juga bertambah 5,435 poin (0,53%) ke 1.029,480.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG naik 43,225 poin (0,68%) ke level 6.525,494. Sedangkan indeks LQ45 naik 8,115 (0,79%) ke level 1.032,048.
Menutup sesi I, IHSG naik 61,66 poin (0,95%) ke level 6.543,116. Sedangkan indeks LQ45 naik 12,43 poin (1,21%) ke level 1.036,482.
Baca juga: Dolar AS Digencet Rupiah ke Rp 13.925 |
Perdagangan saham ditransaksikan 246.503 kali dengan nilai Rp 5 triliun. Sebanyak 261 saham menguat, 129 saham turun dan 126 saham tak berubah.
Sementara itu, indeks utama bursa saham AS ditutup dalam teritori positif. Indeks Dow Jones naik 0,68%, S&P menguat 0,47%, dan Nasdaq terangkat 0,74%.
Penguatan pada mayoritas indeks AS didukung oleh optimisme pasar menantikan pidato Presiden Donald Trump, dengan harapan akan adanya pernyataan terkait perekonomian serta kemajuan dalam genjatan senjata antara AS dan China. Selain itu, earning season yang masih dalam jalur positif juga turut menggerakkan pasar.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif siang ini. Berikut pergerakannya:
- Indeks Nikkei 225 naik 0,23% ke 20.892,14
- Indeks Hang Seng libur
- Indeks Komposit Shanghai libur
- Indeks Strait Times libur
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.125 ke Rp 82.125, Unileve Indonesia (UNVR) naik Rp 950 ke Rp 49.850, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 750 ke Rp 13.000, dan Pabrik Kertas (TKIM) naik Rp 450 ke Rp 13.500.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya ialah Bayan Resources (BYAN) turun Rp 900 ke Rp 18.600, Saratoga Investama (SRTG) turun Rp 190 ke Rp 3.690, Arthavest (ARTA) turun Rp 175 ke Rp 970, dan Chandra Asri (TPIA) turun Rp 100 ke Rp 5.650.
Baca juga: Ekonomi RI Tumbuh 5,17% di 2018 |










































