"ELSA akan ikut masuk konsorsium Donggi-Senoro, untuk membantu di bagian hulu," kata salah satu pelaku pasar, Senin (10/1/2011).
Selain gabung dalam konsorsium, saham ELSA juga meningkat akibat rencana pembatasan BBM subsidi oleh pemerintah. Dengan pembatasan itu, maka konsumsi BBM non subsidi diprediksi meningkat, sehingga mendorong laba perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini, saham ELSA dibuka di Rp 355 per lembar saham, hingga pukul 10.30 waktu JATS, sahamnya turun Rp 15 ke Rp 320 per lembar saham.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































