Minat yang tinggi terhadap saham ini berpeluang mengangkat saham ini sampai autoreject dari harga IPO perdananya yang Rp 250.
"Rumor yang berkembang mengatakan target saham ini dapat mencapai Rp 500," kata salah satu pelaku pasar, Rabu (12/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan rincian 36% untuk mendanai biaya pembangunan apartemen, lifestyle center dan hypermarket pada proyek Puri Cinere, Depok dan sekitar 24% akan digunakan untuk mendanai sebagian dari biaya pembangunan meliputi townhouse, commercial area, shopping arcade, apartemen, rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur pada proyek Cimandala City, Sentul.
Sisa dana IPO, 40% sebagai biaya pengembangan proyek perumahan dan komersial, kantor, sarana dan prasarana penunjang serta modal kerja Perseroan lainnya, diantaranya pembangunan perumahan, club house dan ruko di Tatya Asri, Sentul, serta perumahan di Graha Cinere, Depok.
Dari sisi valuasi, walaupun profitabilitas Megapolitan Development di bawah rata-rata industri (ROE10 & NPM10) akan tetapi PER10 perusahaan yg berkode EMDE ini adalah 12-20x sangat menarik dibandingkan rata-rata industry 21x. Rasio tingkat pengembalian terhadap ekuitas (ROE) MD (4.02%) lebih baik dibandingkan BKSL (0.5%) yang juga mengembangkan kawasan di daerah sentul.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































