"Donggi Senoro adalah proyek kerjasama antara Pertamina dimana ELSA masuk di dalamnya bersama Medco Energy dan Mitsubishi Corp. Saham ELSA berpeluang untuk terkerek menuju Rp 500," kata salah satu pelaku pasar, Kamis (20/1/2011).
Β
Tahun 2011 ini, ELSA menargetkan perolehan laba usaha mencapai Rp 334 miliar atau naik 28% dibandingkan dengan estimasi 2010 Rp 88 miliar. Kenaikan laba usaha tahun 2011 ini disebabkan oleh porsi margin profitabilitas yang lebih baik karena permintaan BBM nonsubsidi yang meningkat, meningkatnya produktifitas dan efisiensi operasi dari utilisasi dan kapasitas alat.
Elnusa juga sedang mempersiapkan rencana penerbitan medium term note (MTN) sebesar US$50 juta untuk pembiayaan modal kerja dan belanja modalnya. Rencananya surat hutang yang akan bertenor 5 tahun itu akan dikeluarkan akhir kuartal II/2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































