"Bencana gempa dan tsunami yang merusak infrastruktur di Jepang dapat memberikan dampak bagi kenaikan harga-harga komoditas saat masa pemulihan berlangsung," ujar salah satu pelaku pasar, Rabu (16/3/2011).
Ia mengatakan, kebutuhan baja diperkirakan akan meningkat untuk membangun kembali kawasan pesisir timur Jepang. Sehingga berdampak bagi kenaikan harga baja internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini, sampai pada pukul 10.20 waktu JATS, saham JPRS naik 20 poin (3,63%) ke level Rp 570 per lembar. Sahamnya sudah diperdagangkan 42 kali dengan volume 1.357 lot senilai Rp 385 juta.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































