Menurut salah satu pelaku pasar, tak hanya para bandar, sejumlah investor besar juga dikabarkan tengah mengakumulasi saham perusahaan pelat merah tersebut.
"ADHI akan dikerek sampai ke Rp 1.200 per lembar," bisik si pelaku pasar itu, Selasa (29/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diproyeksikan pada tahun 2011 ADHI akan mengalami peningkatan pendapatan karena proyek-proyek baru, antara lain pembangunan gedung DPR, serta sederet proyek diantaranya pembangunan pusat pendidikan olahraga di Sentul, senilai Rp 1 triliun,
Selain itu, di bidang Engineering, Procurement, Construction (EPC) yaitu, PLTU Tembilahan 2x7 MW dengan nilai kontrak Rp 277 miliar, PLTU Sintang 3x7 MW dengan nilai kontrak Rp 357 miliar dan PLTU Tanjung Selor 2x7 MW dengan nilai kontrak Rp 268 miliar.
Pada perdagangan kemarin, ADHI ditutup menguat 10 poin (1.22%) ke level Rp 830 per lembar dengan volume perdagangan sejumlah 10,25 juta lembar saham sebesar Rp 8,4 miliar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































