Menurut salah satu pelaku pasar, dengan amannya pasokan batubara tersebut maka proyek tersebut bisa berjalan dengan lancar. Di lain pihak, Borneo pun mendapat kepastian untuk penjualan batubaranya.
"Target saham KRAS yang selama ini ditunggu Rp 1.300 per lembar bisa segera tercapai," kata si pelaku pasar tersebut, Jumat (10/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan kemarin, saham KRAS ditutup naik 20 poin (1,79%) ke level Rp 1.140 per lembar. Sahamnya ditransaksikan dengan volume 52,46 juta lembar senilai Rp 58,53 miliar. Saham BORN juga naik 20 poin (1,30%) ke level Rp 1.550 per lembar dengan transaksi yang cukup aktif.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































