Menurut salah satu pelaku pasar, porsi pembiayaan sektor konsumen tahun ini dibidik naik menjadi 25% dari porsi keseluruhan target pembiayaan. Sepanjang 2010 lalu manajemen merealisasikan pembiayaan sebesar Rp 600 miliar.
"Dengan data itu, maka sama halnya pada tahun ini TIFA mengharapkan pertumbuhan minimal 66,66% dalam hal kinerja pembiayaannya," bisik si pelaku pasar, Kamis (14/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan kemarin, TIFA ditutup auto reject atas pada harga Rp 310 per lembar atau naik 60 poin (24%) dengan volume perdagangan sebesar 37,93 juta senilai Rp 11,6 miliar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































