Menurut salah satu pelaku pasar, sentimen ini bisa menjadi angin segar bagi Elnusa yang selama sedang berada di tengah badai sentimen negatif akibat pembobolan dananya di Bank Mega.
"Kabar beredar di pasar ELSA sedang dilirik oleh salah satu perusahaan minyak terbesar di China," kata si pelaku pasar itu, Jumat (15/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan kemarin, saham ELSA cukup aktif ditransaksikan dengan volume perdagangan 13,45 juta lembar senilai Rp 3,7 miliar. Sahamnya menguat 20 poin (7,4%) ke level Rp 290 per lembar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































