Menurut salah satu pelaku pasar, diperkirakan nilai kontrak premi dalam kerjasama ini mencapai Rp 100 miliar per tahun.
"Dengan keberhasilan kerjasama ini, ke depannya laba bersih PNIN akan bertumbuh sebesar minimal 15% per tahunnya," bisik si pelaku pasar tersebut, Senin (19/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PNIN optimis akan mencetak laba bersih senilai Rp 700 miliar atau akan naik sekitar 21% dibanding laba akhir tahun lalu. Pihak perusahaan optimis akan merealisasikan target laba tersebut seiring dengan kemampuan perusahaan memperbesar capex pada tahun 2011 ini.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































