Salah satu pelaku pasar mengatakan, menruut manajemen KRAS, naiknya harga komoditi dunia, mendorong pula harga jual hasil produksinya. Hal ini menguntungkan KRAS karena sebagian besar bahan bakunya diperoleh dari dalam negeri.
"Sehingga peningkatan harga komoditi berpengaruh langsung terhadap harga jual," bisik si pelaku pasar kepada detikFinance, Kamis (13/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak pelaku pasar menyebut harga saham KRAS akan dibawa ke level Rp 1500 sebelum akhir tahun ini," ujarnya.
Pada perdagangan kemarin, KRAS ditutup naik 90 poin (+12,33%) dengan volume perdagangan senilai lebih dari Rp 29 miliar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































