Menurut salah satu pelaku pasar, dengan kinerja hingga sembilan bulan pertama tahun 2011 itu, laba BBTN diproyeksikan naik sekitar 18-27% pada akhir tahun ini.
"Dengan catatan pembayaran bunga obligasi yang lancar pada tahun ini," ujar si pelaku pasar, Kamis (10/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pertimbangan investor dalam melakukan aksi beli adalah PER yang masih berada di angka 1 digit yaitu 8,5x dibandingkan dengan perusahaan perbankan lain yang berada pada angka PER di atas 10x.
Pada perdagangan Rabu kemarin, BBTN ditutup pada harga Rp 1.450 per lembar atau naik 40 poin (+2,84%) dengan volume perdagangan sebesar 41,04 juta senilai Rp 60,05 miliar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































