Menurut salah satu pelaku pasar, saham INDY berada dalam area support sepenuhnya, dengan titik bottom reversal di angka Rp 2.250-2.275 per lembar dan telah tersentuh sebelumnya. Sehingga potensi berbalik arah akan semakin terbuka dengan level resistance terdekat di angka Rp 2.575.
"Jika angka ini tersentuh maka akan terbuka peluang INDY mencapai target berikutnya di angka Rp 3000 per lembar," katanya kepada detikFinance, Kamis (17/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hasil negosiasi pihak INDY dengan Bapepam berhasil menunda aksi refloating ini. Dengan penjualan kembali sebagian saham PTRO maka diperkirakan INDY akan mendapat dana segar dengan nilai mencapai lebih dari Rp 200 miliar
Pada perdagangan kemarin INDY ditutup pada harga Rp 2.325 atau naik 25 poin (+1,09%) dengan volume transaksi sebesar 21.56 juta lembar dengan nilai lebih dari Rp 48.7 miliar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































