Salah satu pelaku pasar mengatakan, private placement seluruh saham itu ditargetkan pada kisaran harga Rp 1.500 per lembar. Perseroan menilai potensi pasar penjualan produk rokok dan hasil olahan tembakau di Indonesia masih sangat besar, sehingga membuat pihak BAT tergiur untuk menguasai seluruh saham RMBA.
"Ditambah lagi dengan iklim investasi di negara kita yang makin kondusif membuat pihak asing semakin garang dalam berinvestasi," ujar si pelaku pasar tersebut, Jumat (27/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, harga saham RMBA menguat 20 poin (+2,15%) ke level Rp 950 per lembar. Sebanyak 27.533 lot sahamnya ditransaksikan 2.317 kali senilai Rp 12,126 miliar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)










































