"Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Vihara Limited akan menambah porsi sebesar 3% pada JPRS, juga sekaligus membuatnya menjadi pemegang saham mayoritas," kata si pelaku pasar tersebut, Kamis (26/4/2012).
Rencana Vihara Limited ingin menjadi pemegang saham mayoritas JPRS berawal dari kekecewaannya dengan hasil kinerja JPRS dalam 3 bulan terakhir sehingga mencatatkan rugi pada kuartal pertama tahun ini sebesar Rp 1,53 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga diharapkan pada akhir kuartal kedua tahun ini JPRS sudah dapat mengantongi laba kembali," katanya.
Pada perdagangan kemarin, JPRS ditutup pada level Rp 560 per lembar atau naik sebesar 20 poin (+3,7%) dengan volume perdagangan sebesar 32,38 juta lembar senilai lebih dari Rp 18,4 miliar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































