"Kinerja keuangan mengesankan dari Bank Jatim, terutama dalam bidang profitabilitas dan efisiensi memikat para investor," ujar salah satu pelaku pasar, Kamis (12/7/2012).
Menurutnya, pendapatan dan laba perseroan secara stabil terus meningkat. Portofolio utang perseroan berisiko rendah, di bawah 1% untuk 8 tahun terakhir. Serta pendapatan bunga 2011 sebesar Rp 2,8 triliun dengan laba bersih sebesar Rp 900 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebesar 80% penggunaan dana IPO nantinya akan digunakan untuk mendukung pembiayaan ekspansi kredit perseroan yang tahun ini ditargetkan tumbuh 23 persen. Hingga 16 Juni 2012, kredit Bank Jatim tumbuh menjadi Rp 17,7 triliun dari 2011 sebesar Rp 16,1 triliun.
Sementara itu, sisa dana IPO masing-masing 10% untuk pengembangan jaringan dan peningkatan IT perseroan. Bank Jatim akan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,98 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 250 per unit.
Saham baru itu merupakan saham biasa atas nama Seri B dengan jumlah setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































