Menurut riset Dhanawibawa Sekuritas, harga Rp 1.380 per saham itu merupakan 2,2x PBV dengan dasar dasar PBV 2012 sebesar Rp 627.
"Riset itu merekomendasikan BUY pada harga berapapun untuk jangka menengah, karena saat ini BBKP adalah yang termurah dari sisi PBV dan PER," bisik salah satu pelaku pasar, Rabu (3/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































