img_list
Follow detikFinance
Kamis, 12 Jul 2018 06:57 WIB

Mau Mulai Investasi Saham, Ini yang Kamu Harus Tahu

Aidil Akbar Madjid - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Selama ini banyak orang bertanya-tanya seperti apa sih cara investasi pada produk keuangan yang dikenal dengan nama saham. Sesuai dengan kategorinya sebagai produk maka sudah pasti mengandung resiko donk. Itulah sebabnya anda harus mengerti dan mempelajari dengan baik dan benar sebelum mulai berinvestasi pada saham ini.

Di sisi lain banyak juga telah terjadi salah pengertian dan salah kaprah tentang produk keuangan yang satu ini yang mengakibatkan investor baru salah dalam berinvestasi yang ujung-ujungnya berbuntut kerugian. Nah investor baru yang rugi ini kemudian "kapok" dan bersumpah untuk tidak berinvestasi di saham lagi. Untuk itu dalam artikel ini saya akan berbagi tips investasi saham di Indonesia bagi anda investor pemula agar anda tidak salah dan merasa kejeblos pada produk keuangan ini.

Anda Mau Jadi Investor atau Trader?

Tips pertama tentukan dulu posisi anda, apakah anda ingin jadi seorang investor atau seorang traver? Lho memangnya beda ya? Anda mungkin berfikir seperti itu. Well, sebelum kita bahas lebih jauh tentang tips investasi saham, ada baiknya kita samakan persepsi dulu tentang hal ini. Mengapa demikian? Karena salah persepsi dan salah definisi menyebabkan anda salah posisi. Dan salah posisi bisa menyebabkan anda salah menempatkan dana yang berakibat kerugian baik secara waktu maupun finansial.

So jadi apa bedanya seorang investor dan seorang trader?. Ketika anda mengambil posisi sebagai seorang investor maka anda akan berfikir untuk investasi jangka panjang. Mengapa demikian? Karena seorang investor mencari kenaikan investasi mereka dalam jangka panjang di atas 5 tahun, minimum 3 tahun. Semakin panjang akan semakin baik. Biasanya investor berinvestasi di saham ini untuk dana pendidikan anak, dana pensiun dan atau dana-dana lainnya yang diperlukan dalam jangka panjang.

Ketika anda mengambil posisi sebagai seorang trader maka anda akan berfikir sebagai seorang "pedagang". Lalu seperti apa itu pedagang? Pedagang adalah beli di harga murah dan ketika dirasa sudah menguntungkan anda langsung jual tanpa menunggu naik lebih tinggi lagi atau lebih lama lagi. Dalam berdagang prinsip yang paling penting adalah uang berputar secepatnya. Semakin cepat uang berputar maka semakin besar keuntungan yang bisa didapatkan alias bermain dalam jangka pendek.

Seorang trader akan mencari keuntungan sedikit saja dan disiplin langsung menjual posisinya ketika sudah mencapai target keuntungannya.

Sudah tau kan apa bedanya?

Investor akan mengambil posisi jangka panjang, sementara trader mengambil posisi jangka pendek. Dan yang unik adalah bahkan teman-teman di Bursa Efek Indonesia maupun teman-teman media masih banyak yang kurang tepat dalam memberikan quote ini.

Mau Jadi Investor?

Pilih Saham yang Benar

Tips berikutnya yang tidak kalah penting untuk diketahui adalah, ketika anda ingin menjadi seorang investor saham untuk jangka panjang, maka salah satu kunci sukses dalam berinvestasinya adalah dengan cara memilih saham yang benar.

Mengapa penting memilih saham yang benar? Karena anda akan berinvestasi untuk jangka panjang, jadi pastikan sahamnya benar dan perusahaannya bagus untuk jangka panjang. Itulah sebabnya bagi anda yang ingin menjadi seorang investor saham ada baiknya belajar tentang cara membaca laporan keuangan dan melakukan analisa. Analisa ini kemudian dikenal dengan analisa fundamental.

Karena anda "berniat" investasi untuk jangka panjang, maka anda harus memperkirakan perusahaan-perusahaan apa yang masih ada dan berpotensi bagus dalam waktu 5-10, 15 tahun kedepannya. Jangan memilih perusahaan yang potensi bisnisnya meredup.

Sebagai contoh, karena sekarang zamannya teknologi dan mayoritas berbasis telepon, maka salah satu perusahaan yang berpotensi ke depannya yang berhubungan dengan teknologi dan telekomunikasi.

Sementara bisnis yang kemungkinan akan meredup misalnya batubara, dimana di banyak negara pembangkit listrik tenaga batu bara sudah mulai dilarang atau dikurangi karena tingkat polusinya yang tinggi.

Analisa fundamental dan cara berinvestasi disaham ini bisa dipelajari dengan mengikuti kelas dan workshop yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia http://ow.ly/NbPy30gC3Dy atau tim AAM & Associates http://ow.ly/pxId30gC3BB.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan info http://bit.ly/CPM0718 dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana, info http://bit.ly/WRD0718.

Selain itu karena banyak orang merasa salah beli asuransi maka kita adakan juga workshop tentang asuransi info http://bit.ly/ASJI0718 dan akan ada workshop cara berkomunikasi dan menjual dengan baik, info http://bit.ly/NLP0718.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning di July ini , dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Agustus.

Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik t.me/seputarkeuangan.

Kita baru saja membahas 2 tips utama untuk berinvestasi di saham Indonesia bagi anda investor pemula dan masih banyak tips lainnya. Di artikel berikutnya akan kita bahas trik dan tips berinvestasi yang lebih lengkap lagi agar anda tidak salah dalam berinvestasi di saham ini, siap-siap ditunggu artikelnya.

Harap diingat bahwa berinvestasi termasuk investasi di saham mengandung resiko investasi di mana dana investasi anda bisa naik, bisa turun atau bahkan bisa merugi alias hilang seluruhnya. Hasil investasi di masa lampau tidak menjamin untuk hasil investasi di masa yang akan datang. Sesuaikan investasi dengan profil resiko anda.

Anda wajib mempelajari secara detil dan seksama sebelum memulai berinvestasi. (dna/dna)
Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar perencanaan keuangan, properti dan UKM.
Berita Terkait
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed