Misalnya dua pemuda ini memulai bisnisnya di Jakarta, Ariev Budiman dan Azizul Mendra mendirikan sebuah usaha konstruksi bernama Bali Corp atau PT Bentang Alam Lestari Indonesia.
Mereka adalah sahabat karib saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) kota Pariaman, Sumatera Barat. Lepas dari seragam, Ariev melanjutkan studi ke Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Mendra bertahan di kampung halaman dengan kuliah di Universitas Andalas (Unand) Padang, Padang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ariev menuturkan keinginan mereka untuk memulai usaha tercetus saat masing-masing selesai dengan studinya. Kemudian dilatar belakang oleh cita-cita mandiri, Oktober 2012 PT tersebut berhasil diwujudkan.
"Awalnya dengan mandiri ya itu niatnya, saya berdua dengan Pak Mendra kita pengen usaha sediri, jadilah makanya kita bikin PT," sebutnya.
Ia mengaku sebagai duo yang sangat solid, teruji dengan persahabatan yang telah lama dijalin. Selain itu ada perpaduan ilmu antara desain dan konstruksi landscape dengan ekonomi berbasis politik.
"Jadi Pak Mendra untuk urusan ekonomi karena semangat entrepreneur-nya oke," sambutnya.
Selain nekat, secara nominal Ariev menuturkan modal yang diusung kurang lebih sebesar Rp 60 juta. Diantaranya digunakan untuk proses administrasi pendirian perusahaan, sewa kantor dan beberapa peralatan pendukung operasional.
Enam bulan berjalan, usaha ini telah menjalankan 5 proyek dan mampu meraup omset sebesar Rp 150 juta. Dua proyek yang sudah selesai dan dapat dilihat hasilnya adalah Buyan Lake Resort dan Master Plan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.
Ia cukup optimis, tahun 2013 dapat memperoleh omset sebesar Rp 500 juta. "Kita menargetkan omset Rp 500 juta tahun ini," tandasnya.
Konsep yang ditawarkan sangat lekat dengan tren saat ini, konstruksi yang dibangun bersifat green economy. Ia dapat menjamin dengan
kontraktor handal yang dimilikinya. Kemudian statusnya sebagai alumni Master dari Chiba University, Jepang dan pengalaman yang sangat
menjamur. Satu hasil karya terbaiknya adalah proyek Taman Wisata Alam Tangkuban Perahu, Jawa Barat (2008-2010)
"Memaksimalkan nilai visi kami melalui kegiatan proyek yang menguntungkan dan meningkatkan nilai tambah dari perusahaan kami untuk mitra dan lingkungan sekitarnya," ujar Ariev menuturkan misi perusahaannya.
Balicorp beralamatkan di Karindra Building Lt.3 R 306, Jl Palmerah Selatan No 30 A Gelora,Tanah Abang, Jakarta Pusat dan memiliki lokasi workshop di Rukan Diastin Jl Babakan Tengah No 31 Kampus IPB Dramaga, Bogor.
(hen/hen)











































