Follow detikFinance
Senin, 28 Jul 2014 11:01 WIB

Kisah Samsul: Jual Sayur dan Buah Modal Rp 1 Juta, Kini Beromzet Rp 6 Juta/Hari

- detikFinance
Foto: Samsul Arifin (Dana-detikFinance) Foto: Samsul Arifin (Dana-detikFinance)
Jakarta - Moto untuk memulai usaha sejak dini sepertinya benar-benar dilakoni pengusaha muda ini. Memulai usaha di usia belia dengan modal seadanya, pemuda ini kini telah menjadi pedagang beromzet Rp 6 juta per hari.

Adalah Samsul Arifin, seorang Mahasiswa di Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Profesor DR Hamka yang menyambi rutinitasnya sebagai pedagang buah dan sayur di Pasar Blok A, Jakarta Selatan.

Saat ditemui detikFinance di lapaknya, Samsul yang mengaku berusia 24 tahun ini tampak sederhana, hanya mengenakan kaos oblong dengan celana jeans ukuran 3/4.

Melihat wajahnya yang riang, siapa sangka pria ini ternyata telah melewati masa-masa sulit memulai usaha dagangnya, dengan tujuan awal untuk membayar uang kuliahnya kala itu.

"Waktu itu modal Rp 1 juta. Modal awal buat beli sayur-sayur dari petani. Mulai usahanya 4 tahun lalu, sekarang usia saya 24 tahun, jadi kira-kira waktu mulai usaha umur 20 tahun. Awalnya dagang buat menutup uang kuliah," cerita Samsul saat ditemui detikFinance, akhir pekan lalu.

Dari modal awal yang hanya Rp 1 juta tersebut, Samsul kian tekun menjalani bisnisnya hingga saat ini dirinya mampu merapup omzet hingga Rp 180 juta per bulan. "Satu hari omzet Rp 6 juta. Kalau 1 bulan dihitung saja sendiri," ujar dia.

Dengan usaha tersebut, samsul saat ini telah memiliki 5 orang karyawan yang membantunya berjualan. "Di Blok A ada 3 orang, di Pasar Induk Kramat Jati ada 2 orang," sambung dia.

Berkat usaha tekunnya, Samsul bukan hanya bisa membayar biaya kuliah, tetapi sudah bisa membangun rumah untuk ibunda tercintanya. "Dari dagang ini sekarang sudah punya mobil, motor, tanah, bangunin rumah buat Ibu, bayar kuliah dan mudah-mudahan untuk biaya nikah," sebutnya.

Ke depan, Samsul ingin usahnya ini semakin besar agar lebih banyak karyawan bisa dipekerjakannya. Dirinya pun berharap pemerintah ke depan dapat menjaga stabilitas ekonomi, dengan menciptakan kebijakan-kebijakan yang dapat memberikan kepastian usaha. "Kalau aturannya konsisten, kita usaha juga pasti, jadi pedagang seperti kita bisa hidup," tuturnya.

Dia pun mengajak para pemuda seusianya untuk dapat pula memulai usaha mandirinya sejak dini. "Jangan takut nggak punya modal, kalau mau usaha pasti ada jalan," pungkasnya.

(dnl/dnl)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed