Modal Awal Rp 1,5 Juta, Anak-anak SMA Ini Berani Jualan Sepatu

#dNewGeneration

Modal Awal Rp 1,5 Juta, Anak-anak SMA Ini Berani Jualan Sepatu

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 17 Jun 2015 08:32 WIB
Modal Awal Rp 1,5 Juta, Anak-anak SMA Ini Berani Jualan Sepatu
Jakarta - Ingin punya sepatu untuk acara formal sekaligus sandal untuk acara santai? Anak-anak muda ini membuat kreasi membuat sepatu sandal yang‎ unik. Benar-benar sepatu yang menyatu dengan sandal.

Saat detikFinance melihat produk hasil kreasi ini, rasa kagum muncul. Sepatu berbahan kanvas tersebut memiliki ritsleting di bagian bawahnya yang menyatukannya dengan bagian atas, atau sol-nya.

Bila ritsleting tersebut dibuka, maka wujud sepatu akan hilang dan berganti dengan bentuk sandal yang santai.‎

Adalah siswa kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Jakarta yang punya ide ini. Tidak tanggung-tanggung, usaha ini pun digeluti serius, dengan membangun sebuah perusahaan sendiri.‎

Debyan, VP Produksi Perusahaan Pelajar yang memproduksi sepatu sandal ini mengaku, produk ini dibuat dengan melihat perilaku masyarakat yang menginginkan semua hal serba praktis.‎

"‎Orang ingin serba simpel, di saat ingin pakai sandal, bagian atasnya dilepas jadi sandal. Kalau ingin pakai sepatu bagian atasnya dipasang, sudah jadi sepatu. Jadi cukup bawa 1 saja sudah bisa jadi sepatu dan sandal sekaligus," cerita dia kepada detikFinance, saat ditemui dalam sebuah pameran usaha di gedung Aldevco, Jakarta beberapa waktu lalu.

Produk ini hasil kreasi Debyan dan rekan-rekannya sesama siswa di sekolah itu. "Kami sampai 3 kali ganti desain. Ini kreasi kami sendiri," jelas Debyan.

Usaha ini dibangun Debyan bersama 20 orang rekannya sejak Mei 2015.‎ Bermodalkan Rp 1,5 juta, mereka mulai membangun usaha. "Meskipun masih SMA, kami yakin bisa menjalankan usaha yang professional," tegas dia.

Dalam urusan mengumpulkan dana untuk modal, cara yang ditempuh pun cukup unik. Mereka menyebar 75 lembar kertas saham senilai Rp 20.000/lembar saham. Cara ini cukup ampuh menarik minat orang untuk mendanai perusahaan siswa ini.

Untuk 1 pasang sepatu harga yang dibanderol adalah Rp 110.000. "Tahap awal kita targetkan 15 sepatu terjual dalam 5 bulan. Sekarang baru 2 bulan tapi sudah terjual ‎9 buah. Nanti setelah 5 bulan diharapkan sukses, kita akan lanjut lagi yang lebih serius," tegas dia.

Artinya, saat ini perusahaan siswa tersebut sudah mampu mengantongi omzet rata-rata sebesar Rp 495.000 per bulan. Hambatan terbesar bisnis ini adalah mematenkan hasil inovasinya. Diharapkan ada pihak yang memberikan pendampingan soal hak paten ini.

"Visi kami menjadi perusahaan yang inovatif menciptakan produk-produk yang mendekati‎ dengan kebutuhan orang sehari-hari," pungkasnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads