Cerita Para Wanita Cantik Asal Indonesia Sukses Bisnis di Turki

Cerita Para Wanita Cantik Asal Indonesia Sukses Bisnis di Turki

Sudrajat - detikFinance
Senin, 29 Jun 2015 16:47 WIB
Cerita Para Wanita Cantik Asal Indonesia Sukses Bisnis di Turki
Istanbul - Eka Listiani belum genap setahun menetap di Istanbul, Turki. Tapi sikapnya yang luwes dan supel dalam pergaulan membuatnya dipercaya menjadi pelatih yoga di sana.

β€œSejak Januari lalu saya menjadi pelatih Astana Yoga di Gym area Bagdad Caddesi,” kata perempuan kelahiran 21 November 1977 itu membuka percakapan dengan detikFinance beberapa waktu lalu.

DetikFinance bertemu dengannya dalam sebuah jamuan makan siang yang digelar The Indonesian Hanimlar, pertengahan Juni lalu. Komunitas yang diketuai Fardal Dalle ini beranggotakan ratusan perempuan Indonesia yang bersuamikan pria Turki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Gym tersebut, Eka mengajar di dua kelas masing-masing dua kali dalam sepekan. Semula ia cuma mengajar sepupu suami dan teman-temannya secara privat di rumah masing-masing. Karena murid terus bertambah ia menjalin kerja sama dengan pengelola sebuah Gym.

β€œSebanyak 40 persen pemasukan untuk saya sebagai pelatih, selebihnya untuk manajemen Gym,” jelasnya tanpa besedia menyebut nominal.

Eka menekuni Yoga sejak tiga tahun terakhir. Ia menyukai olah raga ini ketika masih bekerja di Martina Berto. Kala itu, isteri dari Cemal Bayar ini selalu diminta sebagai pemeraga produk spa dan terapis.

β€œSebelum melakukan treatment kan harus melakuan gerakan-gerakan yoga gitu,” ujar Eka yang baru tinggal di Istanbul sejak September 2014.

Sekarang ini yoga yang dilakukan dan diajarkan sepenuhnya untuk kesehatan, bukan gerakan yoga untuk keindahan seperti sebelumnya. Di luar mengajar Yoga, Eka membantu suaminya yang berkutat di bisnis tas dan jaket kulit.

Meily Aristia Ozdemir dan Rully Nira yang memilih menekuni bisnis kuliner. Meily yang bersuamikan Chef Pastry Hotel Kempinsky Seyhmus Ozdemir dalam setahun terakhir membuka Warung Nusantara. Selain menjual aneka menu khas Indonesia, ia juga menjual indomie dan bahan-bahan mentah lainnya seperti tempe.

Untuk mengolah masakan, Meily mempekerjakan dua juru masak profesional, yakni Heru yang pernah bekerja di restoran milik Luna Maya di Kemang, dan Ramadan, lulusan sekolah pariwisata Sandy Putra Bandung, 2003.

Sementara Rully lewat Nira’s Kitchen melayani pesanan aneka masakan Indonesia bagi para WNI di seantero Turki. Ia yang diperisteri Emre TΓΌzun diakui para ibu mahir membuat rendang Padang, soto, opor ayam, sambal goreng, dan menu lainnya.

β€œMau pesan apa aja, monggo. Insya Allah saya siap membuatkan menu-menu terlezat buat ibu-ibu sekalian. Semua saya olah sendiri lo,” ujar Rully berpromosi disambut tawa hadirin.Β 

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads