'Virus' Go-Jek Makin Masif, Suami-Istri Melamar Jadi Tukang Ojek

d'Preneur

'Virus' Go-Jek Makin Masif, Suami-Istri Melamar Jadi Tukang Ojek

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2015 20:24 WIB
Virus Go-Jek Makin Masif, Suami-Istri Melamar Jadi Tukang Ojek
Jakarta -

'Virus' Go-Jek makin menyebar khususnya di kawasan Jabodetabek. Berbagai kalangan mulai dari anak muda, ibu-ibu, bapak-bapak, anak kuliah, hingga suami-istri tak mau ketinggalan ikut dalam antrean mendaftar sebagai tukang ojek.

"Kenapa kita bisa sampai 50.000 driver sekarang? Ya itu antreannya panjang. Mereka dengan senang hati membuka diri. Banyak yang ikut daftar, ngantre, keluarga di bawa, ayahnya di bawa, malah ada suami-istri bareng daftar," ujar CEO Go-Jek Nadiem Makarim dalam Acara d'Preneur Bersama CEO Go-Jek dan Brodo, di Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Dia menyebutkan, pelamar Go-Jek berasal dari berbagai kalangan, bukan hanya dari masyarakat berpendidikan rendah, namun juga para mahasiswa bahkan tingkat strata dua (S2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada yang S1, S2, butuh peningkatan income, buat biaya kuliah, mereka ikut," sebut dia.

Nadiem merasa bangga, melalui inovasinya ini, dirinya sudah mampu menekan angka pengangguran di Indonesia.

"Pengangguran di kota-kota besar minim ya sekarang," ujar Nadiem.

(drk/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads