Ingin Sukses Jalankan Bisnis Seperti Holycow? Jangan Tunggak Gaji Karyawan

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 28 Sep 2016 22:30 WIB
Foto: Angga Aliya
Jakarta - Bagi penikmat daging wagyu di tanah air, mungkin tak asing lagi dengan steak Holycow. Dirintis sejak tahun 2010, Steak Holy kini sudah memiliki beberapa cabang di banyak tempat.

Owner Holycow Steakhouse, Lucy Wiryono menuturkan, salah satu keberhasilannya di awal merintis bisnis tak lepas dari semangat kerja karyawan yang dipekerjakannya. Gaji karyawan yang tak dibayar tepat waktu adalah hal yang tak bisa ditolerir, setidaknya bagi bisnis yang dijalaninya.

"Paling penting dari semua modal awal itu, dipakai untuk gaji karyawan. Pada waktu itu padahal saya hanya punya karyawan supir dan pembantu. Karena niat bangun usaha kan salah satunya untuk kasih penghidupan orang lain yang lebih baik," ujar Lucy dalam acara d'Preneur di Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (28/9/2016).

Untuk pebisnis kuliner yang baru merintis usahanya, pembayaran gaji karyawan harus jadi prioritas pertama dari modal yang dikeluarkan. Bahkan dirinya sudah mengalokasikan di awal untuk gaji setahun karyawannya, meski belum ada jaminan restorannya ramai pembeli.

"Saya siapkan gaji buat setahun ke depan. Jangan bilang, mbak maaf ya, karena bulan ini nggak laku, gajinya bulan depan saja ya. Namanya orang kerja, meski laku atau tidak laku, gajinya harus dipastikan terjamin," kata Lucy.

"Kalau gajinya pasti, kerjanya juga enak. Konsentrasi sediakan produk dan layanan yang bagus," imbuhnya. (dna/dna)