d'Preneur

Mau Bisnis Fashion Tapi Bingung Cari Modelnya, Luna: Harus Pandai Meramal

Yulida Medistiara - detikFinance
Selasa, 25 Okt 2016 20:49 WIB
Foto: Maikel Jefriando
Jakarta - Bisnis fashion merupakan hal yang musiman, hal itu karena tren fashion cepat sekali berganti mengikuti zaman. Menurut owner Luna Habit, Luna Maya, berbisnis fashion harus bisa meramal.

Luna mengatakan, setiap orang harus pandai meramal atau membaca pola desain tren yang akan datang. Ia mengatakan, misalnya setiap musim akan ada beberapa mode yang terlihat sering terlihat.

"Kalau di fashion, terutama baju seperti yang saya jalani, kita itu tren fashion dunia biasanya sama semuanya, mau dari desainer kelas A sampai retail company, tren misal summer apa, fall winter apa, banyak perusahaan yang jual forecast (ramalan), itu banyak yang jualan biasanya tren itu dia pasti sama," ujar Luna, di The Ice Palace, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2016).

Bagi yang belum pandai meramal, ada perusahaan yang menjual jasa peramal. Ramalan tersebut lengkap mulai dari tren mode, warna, bahannya, dan lain-lain.

Namun, jika memakai jasa perusahaan tersebut sangat mahal. Sebenarnya ada cara mudah dengan cara memantau media sosial dan tren fashion dunia.

"Kalau dia desainer dia harus create something, kalau saya ready to wear. Saya lihat siklusnya gitu, kalau mau bayar ya mahal, tapi semuanya lengkap dari warna, dari mood board itu ke depan trennya gimana, tapi saya tinggal lihat saja Pinterest, Instagram, saya lihat itu gimana trennya," ujar Luna.

Ia mencontohkan, misalnya ketika beberapa merk fashion dunia mengeluarkan model atasan up sholder, dia harus cepat-cepat menyediakan model desain tersebut. Sedangkan fashion daily itu selalu ada seperti kemeja tinggal di ganti warna dari bulan ke bulan.

Akan tetapi, untuk menjadi fashionable memang harus cepat mengikuti mode, serta harus melihat kapasitas produksi dan jumlah yang terserap konsumen.

"Dia lagi ngeluarin up sholder, itu harus cepat namanya, terutama fashion ya. Kalau fashion daily itu pasti ada, tapi kita juga ada fashion-nya, saya lihatnya dari situ, teman-teman itu sudah ada, arahnya ke mana," ujarnya.

"Biasanya itu dari lihat bikin mood board itu apa yang lagi tren, misalnya pastel warnanya apa saja, dan bahannya cari," imbuhnya. (drk/drk)