Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 21 Des 2016 21:16 WIB

d'Preneur Tutup Tahun

Sri Mulyani: Kalau Izin Dipermudah, Energi Tak Habis untuk Hadapi Birokrasi

Michael Agustinus - detikFinance
Foto: Dewi Rachmat Kusuma Foto: Dewi Rachmat Kusuma
Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan dirinya terobsesi dengan reformasi birokrasi. Sebab, birokrasi yang terlalu rumit membuat masyarakat malas membuat bisnis-bisnis baru.

Gara-gara birokrasi yang terlalu panjang, energi masyarakat habis untuk mengurusi izin-izin. Kalau perizinan dibuat sederhana, masyarakat bisa lebih fokus untuk mencari ide ketimbang mengurus izin.

"Saya terobsesi dengan reformasi birokrasi. Kalau izin-izin bisa dipermudah, anda bisa melakukan transaksi dengan lebih efisien. Energi tidak habis untuk menghadapi birokrasi. Tapi energi lebih besar untuk mencari ide, membuat sesuatu. Capek deh," ujar Sri Mulyani dalam acara dPreneur: Anak Muda dan Prospek Ekonomi 2017 di ICE Palace Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Sri menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai salah satu contoh negara yang perizinan usahanya sangat sederhana. Kemudahan berbisnis itu menghasilkan kemajuan ekonomi.

"Di AS, kalau mau daftar itu gampang banget. Tinggal klik bayar US$ 10 langsung dapat permit-nya," tuturnya.

Ia ingin Indonesia juga bisa menciptakan kemudahan berbisnis seperti itu. "Untuk memulai UKM, you just go, 1 jam sudah anda dapat permit-nya," tutupnya. (hns/hns)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed