Sejak tahun 2015 lalu, pria paruh baya ini menggeluti pembuatan miniatur rumah, masjid dan beberapa benda lainnya terbuat dari plafon bekas yang dikutip di tempat kerjanya.
"Membuat miniatur ini susah-susah gampang. Perlu ketekunan tinggi supaya menghasilkan benda tersebut," kata Bang Amat kepada detikFinance, Sabtu (25/3/2017).
M. Rasyidin Nurdin alias Bang Amat Foto: Datu Haris Molana |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, sejak itulah bisnis kecil-kecilan ini saya lakoni jika tak ada kerjaan memasang plafon. Dan senangnya lagi, banyak masyarakat juga yang memesan. Kalau paling banyak yang memesan, ada 15 hingga 20 unit miniatur dalam sekali orderan.
Namun, Amat juga mengaku kalau selagi banyak pesanan dirinya dapat meraup untung jutaan rupiah. "Kalau lagi banyak pesanan, enggak sanggup dibuat dengan cepat. Kalau ajak teman-teman sih belum, maklum belum ada dana tambahan untuk menggaji mereka. Tapi kalau usaha ini terus berkembang tentunya harus ada yang bantu menyiapkan pesanan orang. Untuk saat ini hanya bersama anak saja saya siapkan," tutur Bang Amat.
M. Rasyidin Nurdin alias Bang Amat Foto: Datu Haris Molana |
"Harganya pun sangat terjangkau. Tergantung ukuran dan bentuk miniatur yang diinginkan. Harganya mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 1.000.000," sebut Amat.
Amat mengaku selama ini dia terkendala modal untuk mengembangkan usahanya itu. Kepada Pemerintah Aceh, Amat berharap agar selalu berdayakan para seniman yang ada. Hal ini untuk memajukan masyarakat dan pastinya bisa mengurangi angka kemiskinan di Aceh Utara khususnya dan Aceh umumnya. (mkj/mkj)












































M. Rasyidin Nurdin alias Bang Amat Foto: Datu Haris Molana
M. Rasyidin Nurdin alias Bang Amat Foto: Datu Haris Molana