"Cara jadi entrepreneur yang baik, pertama harus bisa menciptakan nilai tambah. Kalau ada kayu, anda buang ke api, nilainya akan jadi bahan bakar. Tapi kalau diukir, jadi serupa patung yang bagus menyerupai dewa, akan disembah orang, padahal kayunya sama," kata Tahir dalam acara d'Preneur di Ice Palace, Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Senin (22/5/2017).
"Artinya manusia entrepreneur yang bagus harus bisa menemukan nilai tambah," lanjut Tahir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus bermanfaat untuk orang lain. Pengusaha yang baik harus bisa jadi suatu berkat dan bermanfaat bagi banyak orang. Jadi bukan sekedar mau jadi bos. Bukan," tutur dia.
Selain itu, pengusaha yang baik juga harus bisa menciptakan kebahagiaan bagi banyak orang. Hal inilah yang kemudian menginisiasinya untuk mendirikan banyak usaha yang bermanfaat bagi banyak orang, termasuk mendirikan rumah sakit.
"Hal-hal inilah yang menuju suatu nilai tambah. Dalam hidup manusia juga harus cari nilai tambah untuk upgrade diri kita supaya bernilai," pungkasnya.
Pengusaha Nasional, Tahir di acara d'Preneur. Foto: Angga Aliya/detikFinance |












































Pengusaha Nasional, Tahir di acara d'Preneur. Foto: Angga Aliya/detikFinance