Follow detikFinance
Jumat, 30 Mar 2018 19:52 WIB

Darwo Raup Puluhan Juta Jualan Souvenir Militer

Pertiwi - detikFinance
Foto: Pertiwi/detikFinance Foto: Pertiwi/detikFinance
Magelang - Kota Magelang terkenal sebagai salah satu kota militer, terutama dengan keberadaan Akademi Militer di pusat kota sejuta bunga ini. Hal tersebut yang kemudian mendorong Darwo Wibowo (43) untuk menjajal peluang usaha pembuatan souvenir bernuansa militer.

Pria asli Brebes itu membuka usaha sejak tahun 2006 silam dan memilih lokasi di Perumahan Tidar Indah gang ll, Kampung Magersari, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

"Saya memilih usaha percetakan dan pembuatan souvenir karena saya memang suka seni. Kebetulan Kota Magelang ini identik dengan Kota Militer, sehingga saya mencoba untuk membuat souvenir-souvenir yang berbasis militer," ujar Darwo saat ditemui.

Souvenir yang dibuatnya pun beragam, mulai dari patung, stiker, gantungan kunci, plakat, sapu tangan, dan lainnya. Sebagian besar karya Darwo dibuat dengan dasar bahan baku fiber. Ada sekitar 15 orang pekerja yang kini membantu proses produksi, tidak hanya di rumah Darwo, namun juga di rumah masing-masing pegawai.

"Terus terang saya kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM). Karena peluang usaha pembuatan souvenir militer ini sangat luas di Magelang dan pesanan pun terus bertambah. Banyak toko dan swalayan yang meminta pasokan souvenir, tapi saya kesulitan memenuhinya," ungkap Darwo.

Bahkan produk yang dibuatnya ini sudah terbang hingga ke Amerika Serikat. Ceritanya, dulu Darwo mengatakan ada anggota PBB yang tengah berkunjung ke Indonesia dan membeli produknya untuk dijadikan cenderamata.


Patung tersebut kemudian dipesan oleh seseorang namun kemudian diberi label berbeda.

"Walaupun diberi label USA, tetapi sebenarnya souvenir itu, adalah buatan sini," terang Darwo.

Foto: Pertiwi/detikFinance


Saat ini, Darwo hanya menyanggupi permintaan pembuatan souvenir yang datang secara langsung. Mengingat, pesanan yang masuk sudah cukup banyak, termasuk dari seluruh Batalyon yang ada di Magelang.

Dengan kondisi tersebut, Darwo mengaku terbuka kepada siapa pun yang ingin belajar cara pembuatan souvenir militer. Dia pun bersedia memberikan pelatihan bagi masyarakat maupun pelajar yang berminat menekuni usaha yang sama.

"Semakin banyak pengusaha souvenir ini, maka akan semakin ramai pasarannya, banyak orang akan datang ke Magelang. Saya tidak berpikir akan tersaingi, semua kan punya rejeki sendiri-sendiri," kata Darwo.

Untuk diketahui, dalam sehari, Darwo bisa memproduksi sedikitnya 50 souvenir patung dan 800 unit gantungan kunci. Setiap patung tersebut, dihargai mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 175.000, sedangkan gantungan kunci mulai harga Rp 4.000 hingga Rp 5.000 per item.

Dari usahanya ini, Darwo mampu mengantongi keuntungan bersih mencapai lebih dari Rp 30 juta per bulan. (zlf/zlf)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed