Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 08 Jun 2018 11:23 WIB

Pria 35 Tahun Ini Sulap Hobi Merawat Hewan Jadi Peluang Bisnis

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Istimewa (Petcare69) Foto: Istimewa (Petcare69)
Jakarta - Berawal dari hobi dan kesukaan, Teguh (35) mendirikan rumah penitipan hewan bernama PetCare69. Kepada detikFinance dia menceritakan awal mula bisnis ini karena ia melihat ada peluang besar, pasalnya masyarakat mulai sadar untuk merawat hewan peliharaanya.

"Awalnya sih hobi, tapi saya lihat peluangnya ada dan kesadaran masyarakat untuk perawatan hewan juga sudah mulai meningkat kan ya. Jadi dicoba lah tahun 2016," kata Teguh, Jumat (8/6/2018).

Konsep tersebut sudah dimulai sejak 2015 yakni one stop pet health and service akhirnya PetCare69 mulai beroperasi pada Desember 2016.

Peluang Usaha Bisnis Penitipan Hewan Jelang LebaranFoto: Istimewa (Petcare69)

Meskipun PetCare, Teguh mengaku memiliki cara dan konsep yang berbeda dengan PetCare lainnya. Jika tempat lain bisa langsung menampung hewan yang akan dititipkan. Berbeda dengan PetCare69, di sini seluruh hewan yang akan diinapkan harus melalui proses pemeriksaan yang ketat oleh dokter.

"Memang banyak bisnis serupa, tapi kami jalani dengan konsep yang lain. Jadi hewan yang akan dititipkan harus discreening dulu, sudah lolos vaksin dan dipastikan tidak ada kutu dan jamur. Kandang di sini juga besar-besar tidak seperti di tempat lain. Itu kelebihannya jika titip di sini," ujarnya.

Jadi setiap hewan titipan baik kucing atau anjing pemeriksaan vaksinnya harus lengkap. Pemilik harus membawa buku vaksin si hewan peliharaan. Kemudian baru dilihat kondisinya apakah dalam keadaan sehat atau sedang sakit.

Teguh menjelaskan harga sewa memang bervariasi, yakni berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 130 ribu. Harganya disesuaikan dengan ukuran hewan dan fasilitas yang didapatkan.

Saat ini PetCare69 mampu menampung 21 ekor kucing dan 12 rekor anjing. Fasilitas yang akan didapatkan oleh hewan peliharaan adalah mendapatkan kamar tidur yang nyaman, tempat bermain yang luas, pemeriksaan dan pemantauan dari tim PetCare69. Bagi penitip yang menginapkan hewan lebih dari satu minggu biasanya akan mendapatkan diskon atau gratis grooming.

Soal omset per bulan, Teguh menjelaskan PetCare69 belum mencatatkan omset yang rutin dan menentu. Dia menyebut saat ini masih dalam proses membangun brand untuk berkembang dan memperkuat layanan dan mempelajari pasar dari hewan peliharaan di Kota Bandung.

Peluang Usaha Bisnis Penitipan Hewan Jelang LebaranFoto: Istimewa (Petcare69)

Menjelang libur Lebaran tempat penitipan hewan miliknya sudah ramai dibooking oleh pelanggan.

"Jika melihat tren tahun sebelumnya memang ada peningkatan, terutama pada saat akan libur lebaran. Banyak yang sudah booking untuk menitipkan kucing dan anjing," kata dia.Dia menjelaskan, pemesanan tempat penitipan ini biasanya sudah mulai ramai sejak awal puasa.

Untuk pelanggan yang ingin memesan tempat. Bisa dilakukan menggunakan telepon dan aplikasi whatsapp. Ini untuk memudahkan penghitungan dan pengaturan kandang agar bisa disesuaikan dengan kapasitasnya.

Teguh mengungkapkan, layanan yang disediakan di PetCare69 ini antara lain grooming, dogyard, cat playground, petshop serta klinik diagnostik.

Untuk grooming hewan, disesuaikan dengan rentang bobot badannya. Misal untuk grooming sehat Rp 60 ribu - Rp 120 ribu. Untuk grooming jamur/kutu Rp 80 ribu hingga Rp 140 ribu. Untuk main di yard tidak dikenakan biaya.

Dalam menjalankan bisnis PetCare ini, Teguh menjelaskan ada suka duka yang dialami. Perjalanan bisnisnya tak selalu mulus namun menurut dia hal tersebut adalah seni dalam menjalani usaha. "Kendala tersebut harus dapat menjadikan kami lebih baik lagi dalam menjalankan usaha ini," imbuh dia.

Peluang Usaha Bisnis Penitipan Hewan Jelang LebaranFoto: Istimewa (Petcare69)

Dia menyebut, dalam menjalani sebuah usaha harus disesuaikan dengan passion yang dimiliki. Menurut Teguh, karyawan adalah ujung tombak perusahaan. "Jadi perlakukan karyawan sebagaimana kita ingin diperlakukan dan itu akan berampak pada pelayanan yang terbaik untuk konsumen," ujar dia.

Terakhir, harus menyusun dengan jelas aturan tata laksana penitipan. Ini agar seluruh prosedur yang dilakukan terstandarisasi dan kualitas layanan akan terjaga. (dna/dna)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed