Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 28 Okt 2018 16:30 WIB

Mau Mulai Bisnis Kopi? Perhatikan 3 Hal Ini

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance
Jakarta - Saat ini memang bisnis kedai kopi sedang sangat menjamur di berbagai kota di Indonesia. Kedai kopi atau yang juga akrab disebut kafe ini tidak hanya tersebar di kota-kota besar saja, tapi juga di kota-kota kecil.

Ibaratnya pertumbuhan kedai kopi sudah mengalahkan pertumbuhan jamur di musim hujan. Bisnis kafe ini begitu diminati oleh banyak orang. Kebanyakan menganggap bahwa bisnis ini cukup menjanjikan jika tahu bagaimana cara mengembangkannya.

Memang membuka bisnis kafe tidaklah semudah membuat sebuah mie instan. Kelihatannya memang mudah, tapi bisnis ini sebenarnya merupakan bisnis yang memiliki banyak aspek yang harus diperhatikan.


detikFinance sempat berbincang dengan Supervisor Tanamera Coffee Thamrin City, Rizky. Dalam obrolan sore itu, pria bertato tersebut mengulas beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis kopi.

Ada 3 hal penting menurutnya, yang harus diperhatikan untuk memulai bisnis kopi.

1. Petani dan Biji Kopi
Petani dan biji kopi menjadi aspek pertama yang harus menjadi perhatian calon pengusaha kopi.

"Dari tangan petani yang baik, kita bisa mendapat kualitas biji kopi yang baik juga," ujar pria yang akrab disapa Ancang tersebut, Sabtu (27/10/2018).

Selain bertugas menanam, seorang petani kopi juga berperan dalam melakukan pengolahan awal biji kopi setelah dipanen.

"Treatment (penanganan) biji kopi itu beda cara beda hasil. Misalnya, ada petani yang menjemur biji kopi tanpa dicuci dahulu. Nah itu kalau nggak dicuci, lendir atau getah kopi itu akan menyerap ke biji dan bikin kopinya jadi terasa lebih fruity," tutur dia.

"Beda kalau dia (biji kopi) dicuci dahulu. Biasanya rasa kopinya lebih mate," sambung dia.

2. Proses Roasting
Roasting merupakan salah satu proses penting yang akan mempengaruhi kualitas aroma dan rasa dari kopi.

Bahkan secara persentase, proses roasting memiliki pengaruh hingga 30% dalam sumbangan aroma dan rasa.

Pada proses roasting, biji kopi mentah (raw green bean) yang memiliki karakteristik soft, "grassy" smell dan sedikit atau tidak ada sama sekali rasa diubah (transform) menjadi roasted bean yang memiliki karaktersitik beraroma unik dan kaya rasa.


3. Barista dan Penyajian
Setelah proses tanam, panen, pengolahan hingga biji kopi tersaji dalam bentuk bubuk, hal penting selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam bisnis kopi adalah penyajiannya dalam gelas.

Dalam hal ini, barista punya peran penting.

Seorang Barista punya tanggung jawab memastikan kopi disajikan dengan cara dan tampilan terbaik. Selain memanjakan lidah, kopi yang dihasilkan barista juga harus bisa menyajikan kopi dengan tampilan yang memanjakan mata.

"Barista juga berperan menyampaikan cerita dari kopi yang disajikan. Jadi dia selain menyajikan kopi, dia juga punya tugas mengedukasi konsumen soal kopi itu sendiri," tutur Ancang. (dna/dna)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed