Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 07 Feb 2019 09:50 WIB

Kostum Cosplay Buatan Kudus Laris Dijual ke AS hingga Inggris

Akrom Hazami - detikFinance
Foto: Akrom Hazami Foto: Akrom Hazami
Kudus - Karya kostum cosplay memang unik. Selain bentuknya mirip yang dikenakan tokoh superhero, juga tidak mudah membuatnya. Tidak heran, jika peminatnya tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri.

Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terdapat seorang produsen kostum cosplay. Dengan karyanya tidak hanya diminati warga lokal, tapi juga warga mancanegara. Sebut saja, tokoh Ksatria Baja Hitam, Power Ranger, Warrior of Light's dari Final Fantasy, Kamen Rider Den O', Kwaga Ranger dari Hurricaneger dan lainnya. Berikut liputannya.

Ditemui di rumahnya Desa Ploso RT 5 RW 5, Kecamatan Jati, sang pembuat kostum cosplay, David Setya Pambudi, terlihat sibuk menata hasil kreasinya. Di ruang depan rumah sederhananya, sejumlah kostum cosplay dipajang. Pria 27 tahun ini mengaku terinspirasi membuat kostum cosplay karena kecintaannya pada tokoh superhero atau animasi di film.


"Sejak kecil kalau hari Minggu, nonton film animasi superhero. Saya ingin membuat kostumnya. Baru setelah besar, keinginan membuat kostum cosplay superhero bisa terwujud," kenang David.

Sudah tak terhitung berapa jumlah kostum cosplay yang dibuatnya. Namun dari kostum superhero itu yang paling banyak dikerjakan atau dipesan adalah tokoh superhero tertentu, seperti kostum Bima X, Ksatria Baja Hitam, dan Kamen Rider.

Adapun lama proses pembuatan kostum cosplay satu dan lainnya tidak sama. Jika kostum cosplay sederhana, dia bisa menyelesaikan dalam waktu dua minggu hingga satu bulan. Namun bila kostum cosplay itu rumit, dia bisa menyelesaikan dalam waktu hampir tiga bulan.

Kostum Cosplay Asal Kudus Laris Dijual ke AS hingga InggrisFoto: Akrom Hazami

Dengan bahan pembuatan kostum cosplay di antaranya busa, evafoam, kain spandeks, dril, resin dan lainnya.

"Kadang saya buat made by order. Ada yang sewa juga kostumnya," tambah pria yang juga berprofesi sebagai entertainer dan stand up comedy.

Dia telah bergelut dengan pembuatan kostum cosplay sejak 2014. Sebelumnya, dia belajar dari sejumlah teman komunitas cosplay di Tegal, Pekalongan, Jakarta, Semarang dan lainnya. "Saya belajar kemana-mana sampai saya bisa," tambah David.


Sejauh ini, dia memasarkan produknya melalui media sosial. Dengan akun Instagramnya @dave_workshop. Dari akun itu, dia bisa mendapatkan pesanan pengerjaan dari dalam dan luar negeri.

"Order dari Brasil, Amerika, Inggris, Kanada, Filipina, dan Malaysia. Paling banyak dari Malaysia. Mereka senang karena kualitas kostum cosplay yang saya buat. Di luar negeri, saya jual US$ 300-800. Kalau dalam negeri Rp 1,5 juta-7 juta seringnya kawasan Jabotabek," kata dia.

Awal pengerjaan dia lakukan sendiri, tapi kini dia mengerjakan pesanan dalam tim berjumlah empat orang. Mereka adalah anggota sesama komunitas Anime Lover Kudus atau Anivers-K.

"Adapun kendala yang dihadapi ya cuaca. Karena kan ada bagian yang dicat. Harus kering dengan dijemur di bawah matahari. Kalau hujan, ya bisa lama keringnya," tambah David. (ara/ara)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com