Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 29 Jun 2019 19:40 WIB

Iseng Bikin Boneka Anyaman, Wanita Ini Raup Omzet Puluhan Juta

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Dok. Instagram @doots_doots Foto: Dok. Instagram @doots_doots
Jakarta - Anyaman merupakan salah satu kesenian tradisional asal Indonesia. Selain sebagai kesenian, anyaman juga bisa jadi bisnis yang sangat potensial untuk digeluti. Seperti yang dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga bernama Novie.

Berawal dari kebutuhan Novie untuk mencari hadiah untuk anak, dirinya pun iseng membuat kerajinan boneka dengan metode anyaman. Hasil keisengan Novie itu lantas dibagi-bagikan kepada keluarga dan teman-temannya. Dari sana, produk kerajinan Novie ternyata mendapat respons positif.

"Dari awal banget saya bikin sekitar 12 tahun lalu, pada saat anak saya baru lahir saya butuh hadiah untuk saya bagi-bagi dan dari situ saya mulai bikin ini," kata Novie kepada detikFinance beberapa waktu lalu, seperti ditulis Sabtu (29/6/2019).

Lewat pemasaran dari mulut ke mulut, Novie kemudian mendapat sejumlah pesanan. Melihat respon positif itu, Novie tak menyia-nyiakan peluang dalam mencari cuan. Novie akhirnya membuatkan brand produknya itu dengan nama Doots_Doots.

Anyaman Unik Doots_DootsAnyaman Unik Doots_Doots Foto: Dok. Instagram @doots_doots




Saat awal-awal menjalani bisnis, produk yang dikeluarkan Doots_Doots hanyalah keranjang anyaman polos biasa. Seiring berjalannya waktu, Novie akhirnya membuat berbagai inovasi desain anyaman yang unik dengan mencontoh karakter-karakter populer untuk dijadikan boneka anyaman.

Semua inovasi itu, kata Novie, terus dipikirkannya agar produk Doots_Doots bisa berbeda dari produk-produk yang lain.

"Karena habis kita bikin satu model, ditirunya cepat banget. pertama ditiru pasti marah, tapi lama-lama kita anggap pujian untuk kita. kalau barang kita ditiru berarti barang kita bagus," katanya.

"Dan kita nggak bisa berhenti di situ saja, kalau barang kita ditiru kita harus terus berinovasi dan bikin baru itu yang terus membedakan kita dengan yang lain," sambung Novie.

Karenanya, kata Novie, ide dan inovasi itu lah hal paling mahal dalam menjalankan bisnis kerajinan seperti ini. Sementara untuk modalnya kira-kira sekitar Rp 1 juta untuk bisa membuat banyak produk anyaman. Tergolong murah untuk menjalankan usaha seperti ini.

"Sejak awal konsep saya selalu ingin berbeda dari yang lain. Saya mau bikin dari yang tidak pernah ada, bisa ada. Jadinya yang paling susah itu cari ide-ide baru terus," kata dia.

Novie mengatakan bahwa dirinya menjalin kerja sama dengan sejumlah perajin untuk membantunya membuat produk Doots_Doots. Karena itu, semua produknya terlihat bagus dari segi finishing dan kualitas cat.

Barang-barang ini semuanya di cat dengan cat kualitas bagus dan finishing yang rapi. Keduanya tak pernah menanggapi berlebihan terkait pesaing bisnis yang memiliki kriteria produk yang sama.

Anyaman Unik Doots_DootsAnyaman Unik Doots_Doots Foto: Dok. Instagram @doots_doots




Produk yang paling murah berupa kotak penyimpanan kecil dengan harga Rp 125 ribu, disusul tas kecil, seharga Rp 285 ribu.

Ada pula ragam boneka yang dibanderol dengan harga kisaran Rp 300-350 ribu, sementara yang paling mahal berbentuk storage tempat laundry baju kotor seharga Rp 700 ribu. Semua produknya itu dipasarkan Novie hanya lewat media sosial, utamanya lewat Instagram.

Dari bisnis yang dijalaninya itu, Novie mengaku bisa mendapatkan omzet jutaan hingga puluhan juta dalam satu bulan. Terlebih, kata Novie, saat dirinya menerima pesanan di musim-musim ramai seperti libur natal dan tahun lalu di bulan Desember.

"Karena berdasarkan pesanan, omzetnya itu nggak menentu, tapi pada saat-saat musim ramai seperti Desember mungkin bisa jual 100-200 per bulan," katanya.

Ke depan, Novie berharap kerajinan tangan di di dalam negeri bisa lebih berkembang dan bisa terus bertahan menghadapi semua barang-barang yang mengandalkan teknologi. Dia pun berpesan kepada semua orang yang ingin menjalankan usaha untuk bisa terus berinovasi agar bisa memiliki keunggulan tersendiri.

"Bisnis bisa gagal tapi kita tidak perlu takut, selama kita masih bisa berinovasi kita pasti bisa terus bertahan. Terus berinovasi dan kita akan selalu terdepan," tuturnya.

Tertarik untuk memesan produk Doots-Doots milik Novie, maka Anda bisa langsung memesannya di Instagram @doots_doots.



Simak Video "Peci dari Anyaman Bambu Laris Manis di Bulan Ramadan"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/eds)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed