Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 02 Agu 2019 21:15 WIB

Tas Transparan Made In Bandung Mejeng di Las Vegas

Mukhlis Dinillah - detikFinance
Foto: Tas Unik Transparan Made in Bandung (Mukhlis Dinillah/detikFinance) Foto: Tas Unik Transparan Made in Bandung (Mukhlis Dinillah/detikFinance)
Bandung - Brand lokal asal Bandung, NIION mendapatkan kesempatan langka memamerkan produknya di Agenda Show Las Vegas, Amerika Serikat, 11 - 14 Agustus 2019. Peluang itu dimanfaatkan NIION untuk menjaring pasar global.

Produsen tas unik dengan ciri khas bahan transparan ini, menjadi salah satu yang ditunjuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mejeng di pameran terbasar negeri Paman Sam. Total ada delapan brand fashion lokal yang unjuk gigi di pameran tersebut.

Founder NIION, Adit Yara mengatakan pameran tersebut dihadiri calon-calon pembeli berbagai negara. Momen itu akan dimanfaatkan NIION untuk menggaet pasar ekspor sesuai keinginan Bekraf.

"Bekraf memang sedang gencar ingin produk-produk lokal ekspor ke luar negeri. Salah satunya lewat eksibisi di Las Vegas. Kita akan memanfaatkan itu jaring buyer-buyer," kata Adit kepada wartawan di kantor NIION, Kota Bandung, Jumat (2/8/2019).


Adit mengaku akan membawa 60 produk-produk di pameran tersebut. Menariknya, lima artikel terbaru yang akan diboyong oleh NIION antara lain, 1 backpack, 2 waist bag dan 2 sling bag yang masih berkonsep "See-Through".

Yang berbeda, kata Adit, kelima produk anyarnya ini sudah disesuaikan dengan kualitas ekspor. Artinya, dalam proses produksi dan bahan berkualitas.

"Agenda show ini, kita akan menaikkan produk quality kita, karena Bekraf menuntut kita, untuk memantaskan diri dari segi produk, kualitas dan branding untuk masuk ke skala internasional. Lima artikel ini akan kita launching di sana," tutur dia.

Menurutnya usai peluncuran lima artikel ini, NIION berkomitmen untuk terus menaikkan kualitas produk untuk menyasar kalangan Middle-Up. Secara otomatis harga pasaran NIION akan naik.

"Sebelumnya kan kita menyasar Middle-Down, tapi komitmen kita untuk mencari margin yang sebesar-besarnya dari produk kita berarti kita pun harus menaikkan kualitas dari produk kita," jelasnya.

Adit mengaku tidak khawatir bersaing dengan tas-tas kenamaan, baik lokal maupun impor. Sebab, tas unik yang khas untuk masyarakat urban ini memiliki pangsa pasar tersendiri.

"Konsep kita adalah orang-orang urban, dengan culture seperti di New York ataupun Tokyo," ujar dia.


Sementara itu, Rangga Yuzar, Co-Founder NIION mengatakan lima artikel ini lanjut Rangga, hanya diperbolehkan mengikuti pameran saja, tidak untuk dijual. Setelah itu, maka urusan bisnis dilakukan di luar pameran dan tentunya dengan metode ekspor.

"Karena dengan pameran ini Bekraf mencari target ekspor juga, jadi kita tidak hanya menjadi vendor, tapi brand kita yang dijual," kata Rangga.

Simak Video "Kerajinan Tas Unik dari Limbah Kertas Semen Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(mud/dna)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed