ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Nov 2019 13:09 WIB

Sulap Eceng Gondok Jadi Tas, Wanita Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dok. Jingga Craft Foto: Dok. Jingga Craft
Jakarta - Eceng gondok kerap kali dianggap sebagai hama karena pertumbuhannya yang begitu cepat. Tapi siapa sangka tumbuhan air mengapung itu bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah bila diolah dengan tepat.

Seperti yang dilakukan oleh Natalia Stella Nostra. Bisnisnya sudah berjalan sekitar satu tahun. Lewat usahanya yang bernama Jingga Craft, dia berhasil menyulap eceng gondok menjadi tas dan beberapa jenis produk lainnya.

Tak sembarangan, dia melakukan riset terlebih dahulu bagaimana cara mengolah eceng gondok menjadi tas, dompet, hingga kipas.

"Jadi saya coba-coba beberapa riset juga eceng gondok," kata dia kepada detikcom Kamis (31/10/2019).


Setelah mencoba beberapa metode pengerjaan, dia menyimpulkan bahwa yang paling mudah untuk membuat berbagai produknya dengan eceng gondok adalah dengan dirajut. Namun sebelum diolah, eceng gondok ini harus melalui proses penjemuran dulu sampai benar-benar kering.

"Iya eceng gondoknya itu dari awal kan dipotong terus dijemur. Setelah dijemur selama beberapa hari sampai betul-betul kering sampai dalam pori-porinya itu, terus setelah itu baru dianyam," terangnya.

Sulap Eceng Gondok Jadi Tas, Wanita Ini Raup Omzet JutaanFoto: Dok. Jingga Craft

Untuk menghasilkan produk-produknya, dia dibantu oleh orang perajin di Kulonprogo, Yogyakarta. Sebenarnya bukan cuma produk berbahan dasar eceng gondok, Jingga Craft juga membuat produk berbahan dasar alami lainnya yaitu, pandan, mendong, dan rotan.

Waktu itu dia mengaku memulai bisnisnya dengan modal awal sekitar Rp 5-7 juta.

"Dulu saya modalnya awal antara Rp 5 sampai Rp 7 juta, saya juga lupa. Itu di awal sekali dulu. Terus saya juga keliling mencari perajinnya sendiri untuk anyaman pandan ada sendiri, eceng gondok, lalu untuk mendong dan rotan," sebutnya


Dengan kepiawaiannya itu, dia berhasil mengubah eceng gondok menjadi sesuatu yang bernilai jual mulai dari Rp 135 ribu hingga Rp 175 ribu. Sementara untuk produk berbahan dasar lainnya kisaran Rp 120 ribu hingga Rp 300 ribu. Yang paling mahal adalah produk kustomisasi.

Dengan harga jual tersebut, dirinya mampu meraup omzet sekitar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta dalam sebulan, yang mana bisnisnya baru berumur sekitar setahun.

"Kalau omzetnya ini kan saya setahun ya. Per bulan ini bisa antara Rp 4 sampai Rp 5 juta," tambahnya.

Bagi yang berminat bisa mengunjungi Instagramnya @jinggacraft.id atau Facebook @Jinggacraftid.

Simak Video "Gundukan Eceng Gondok di Bangladesh Ternyata Kebun Apung"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com