Bagi Waktu Jadi Dosen, Wanita Ini Raup Rp 300 Juta dari Skin Care

Vadhia Lidyana - detikFinance
Selasa, 31 Des 2019 12:00 WIB
Foto: Dok. TLF Beauty Water
Jakarta - Seorang wanita asal Surabaya, Wina Christina (35) menjalankan bisnis skin care TLF Beauty Water. Wanita yang juga berprofesi sebagai dosen bisa menjual 7.200 botol dan meraup omzet sekitar Rp 300 juta per bulan.

Bisnis produk perawatan kulit ini dimulai pada tahun 2014. Kala itu, ia memilki ide untuk menciptakan sebuah produk perawatan kulit yang mudah dibawa ke mana pun saat bepergian.

Kemudian muncul ide membuat produk perawatan kulit berbasis air yang digunakan dengan disemprotkan ke wajah dengan nama TF Miracle Water.

"Mulainya 2014. Produk pertama TF Miracle Water itu. Dulu namanya TF, singkatan dari Taman Firdaus. Karena filosofinya kita dari bahan-bahan di Taman Firdaus sehingga bisa bermanfaat dan ajaib. Hanya saja karena dari sertifikat merek nggak bisa pakai nama TF, akhirnya diubah menjadi TLF, True Love in Family," kata Wina ketika dihubungi detikcom, Selasa (31/12/2019).


Memasuki tahun 2016, Wina akhirnya mendaftarkan TF Miracle Water ke hak paten merek dan Badan POM. Dikarenakan beberapa persyaratan, akhirnya produknya diubah menjadi TLF Beauty Water.

TLF ini terbuat dari panax ginseng, buah tin, daun sirih, dan daun zaitun. Meski banyak manfaatnya, namun Wina memutuskan untuk branding produk TLF ini pada skin care, tepatnya untuk penanganan jerawat.

"Sekarang kita fokus untuk jerawat. Karena kalau terlalu banyak manfaat untuk pembeli itu, apalagi yang pemakai baru, mereka sulit percaya. Jadi lebih baik mereka sendiri yang merasakan manfaatnya, manfaat lainnya. Jadi kan bisa untuk luka, untuk gatal, nah itu biar mereka yang find out sendiri," terang Wina.

Selama 5 tahun merintis, Wina menemukan banyak pelajaran untuk menjalani bisnis skin care-nya ini. Ia yang awalnya hanya memiliki 3 karyawan, kini sudah mampu memperkerjakan 19 orang.

Wanita Ini Jualan Skin Care Beromzet Rp 300 Juta/BulanFoto: Dok. TLF Beauty Water

Wina menjalankan bisnisnya di samping menjadi dosen di jurusan International Business Management (IBM) Universitas Ciputra. Meski demikian, ia senang menjalankan bisnis perawatan kulitnya di samping menjadi dosen.

"Pas merintis hanya 3, sekarang sudah ada 19, di pabrik itu 9, di pemasaran 10. Jadi sehari-harinya sudah pasti full. Kalau wirausaha merasa lebih bertanggung jawab. Terutama sama pegawai yang sudah ikut kita, apalagi yang sudah lama. Terus ya ingin lebih berdampak. Ingin mereka lebih berkembang juga," jelas Wina.

Namun, di bisnis perawatan wajah ini, menurut Wina tantangannya adalah meyakinkan pelanggan. Apalagi sebagai pemain lokal, ia merasa kepercayaan pelanggan adalah hal penting dan sulit untuk diraih.

"Karena wajah kan orang banyak yang ragu. Jadi meyakinkan customer itu tersulit. Masalah wajah itu kan orang sensitif. Apalagi kita UMKM, jadi nggak begitu massive iklannya. Sebenarnya kalau dari kualitas nggak kalah lah, berani diadu. Apalagi dengan harga kita terjangkau. Jadi kita ingin lebih banyak lagi orang di Indonesia mengenal TLF," imbuh dia.


TLF Beauty Water sendiri ia banderol dengan harga Rp 50.000 per botol yang berukuran 100 mililiter (ml). Adapun pemasarannya, ia menjual TLF Beauty Water di 400 apotek yang berlokasi di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Sedangkan untuk di luar kota melalui reseller, serta penjualan online di e-commerce dan media sosial.

"Di semua sih, online, dan offline. Nah kalau di offline ini lewat reseller/agen kalau untuk luar kota. Kalau Surabaya, Sidoarjo, Gresik itu kita masuk di 400 apotik. Secara penjualan itu kontribusinya E-commerce 50%, 25% nya di agen kita, 25% di sosial media Instagram. Kami jual di semua e-commerce, Tokopedia, Lazada, Shopee, Blibli, JD.id, dan BukaLapak," ungkapnya.

Per bulannya, penjualan TLF Beauty Water ini tembus sekitar 150 dus atau 7.200 botol. Omzet yang ia peroleh dengan penjualan tersebut sekitar Rp 300 juta/bulan.

"Sekitar 150 dus, dikali 48 pcs per dusnya. Omzet sekarang itu kurang lebih Rp 300 juta per bulan," pungkas Wina.

Simak Video "Mulai Bisnis Bermodal 1 Gadget"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)