Bos Sound System Banting Setir Jual Sayur Beromzet Puluhan Juta

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 30 Sep 2020 10:23 WIB
Bos Sound System Banting Setir Jual Sayur Online
Bayu Fajri Hadyan/Foto: Beawiharta
Jakarta -

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mempengaruhi beberapa lini bisnis. Pada dunia hiburan, pertunjukan musik dilarang karena menimbulkan kerumunan. Beberapa bisnis terkait juga terpaksa berhenti beroperasi.

Hal itu pun dirasakan Bayu Fajri Hadyan, CEO Bayusvara, sebuah perusahaan penyewaan sound system untuk konser. PSBB membuat bisnisnya tak bisa beroperasi.

Alhasil, kini usaha penyewaan sound system-nya tak bisa menghasilkan uang sama sekali. Padahal dari usahanya ini dia bisa meraup keuntungan hingga Rp 200 juta per bulan.

Bayu tak ingin menyerah. Memanfaatkan kondisi PSBB yang mendorong banyak orang berdiam diri di rumah, dia banting setir.

Bayu membuka Segarsvara, jasa pemesanan bahan makanan online atau bisa disebut tukang sayur online. Usaha ini dimulainya sejak bulan April, setelah PSBB diberlakukan di Jakarta.

"Usaha saya ini terbentuk setelah unit usaha jasa sewa sound system dan lighting berhenti akibat pandemi. Saat di rental sound bisa berkisar Rp 150-200 juta sebulan, cuma sekarang nggak menghasilkan," kata Bayu kepada detikcom.

Melalui jasanya ini dia menerima pesanan sayuran hingga sembako, mengemasnya, dan langsung mengantarkannya ke rumah pelanggan.

Bos Sound System Banting Setir Jual Sayur OnlineFoto: Beawiharta

Uniknya, menurut Bayu, usaha barunya ini tak memakan modal terlalu banyak. Dia mengatakan, modal yang dibutuhkan hanya untuk urusan branding Segarsvara.

Mulai dari cetak stiker hingga seragam karyawan. Totalnya dia mengaku mengeluarkan uang tak lebih dari Rp 1 juta.

"Hampir 0 ya kayaknya. Saya keluarin uang nggak sampai Rp 1 juta pas awal. Paling hanya biaya untuk branding aja cetak stiker, seragam karyawan, beli barang-barang buat kemasan," kata Bayu.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2