Saatnya Jadi Bos

Berani Resign! Pasutri Ini Jual 'Minuman Sehat' Beromzet Puluhan Juta

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 03 Agu 2021 16:32 WIB
Berani Resign! Pasutri Ini Jualan Minuman Sehat Beromzet Puluhan Juta
Foto: Dok. metimefresh
Jakarta -

Pasangan suami istri (pasutri) Deni Ardiansyah dan Diah Kusuma Dewi asal Bogor, Jawa Barat kompak resign dari perusahaan swasta dan memilih untuk berbisnis. Keduanya sepakat berhijrah dan mulai memberanikan diri untuk berbisnis minuman sehat berbasis tumbuhan sejak Februari 2017.

"Saya dan suami saya memang memutuskan untuk resign dari pekerjaan kita di mana sebenarnya sudah pegawai tetap di masing-masing perusahaan swasta, gajinya juga sudah lumayan. Cuma memang karena kita ada suatu hal, benar-benar ingin membuka lembaran baru, kita ingin berhijrah," kata Diah saat berbincang dengan detikcom, Jumat (30/7/2021).

Diah menjelaskan modal awalnya untuk berbisnis adalah Rp 1,5 juta yang merupakan sisa tabungan keduanya. Merasa tak salah ambil keputusan, dia mengaku lebih senang berbisnis dengan produknya yang diberi nama 'Me Time Fresh' itu.

"Dari Rp 1,5 juta itu kita alokasikan Rp 1 juta untuk beli buku tentang bisnis, seminar, dan kelas berbayar. Sisa Rp 500 ribunya itu untuk membeli bahan baku, waktu itu produk pertama susu almond jadi beli kacang almond, botol, stiker," bebernya.

Dikarenakan persiapan matang telah direncanakan, produk minumannya itu sudah banyak diminati sejak awal kemunculannya. Diah menjelaskan di hari pertama penjualan, lebih dari 52 botol habis terjual dengan sistem pre order (PO) lewat media sosial.

"Saya mengikuti kelas bisnis berbayar, kelas untuk online shop jadi saya praktekin ilmunya. Dua minggu sebelum launching saya sudah bikin isu atau sebar hal-hal yang bikin kepo sampai di hari pertama, jebret, open PO susu almond, mungkin orang penasaran juga sampai akhirnya terjual lebih dari 52 botol," imbuhnya.

Berani Resign! Pasutri Ini Jualan 'Minuman Sehat' Beromzet Puluhan JutaFoto: Dok. metimefresh

Hingga kini produk minuman sehatnya sudah terjual ke seluruh Indonesia dengan jumlah produksi 500-800 botol per minggu. Diah mengaku pernah merasakan masa kejayaan di mana omzetnya tembus Rp 50 juta per bulan pada 2018, namun saat ini rata-rata hanya Rp 20-25 juta per bulan.

"Stabil omzet per bulannya itu kisaran Rp 20-25 juta. Keuntungan bersihnya sekitar Rp 10 juta. Mungkin untuk usaha yang kelihatan keren itu belum ada apa-apanya, tapi bagi kami yang pakai modal sendiri itu sudah bagus banget karena kita bisa survive dengan modal seadanya," ucapnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.