Mengenal Apa Itu Bahan Rayon, Contoh, Karakteristik, dan Cirinya

ADVERTISEMENT

Mengenal Apa Itu Bahan Rayon, Contoh, Karakteristik, dan Cirinya

Anindyadevi Aurellia - detikFinance
Selasa, 13 Sep 2022 15:21 WIB
Ilustrasi kain rayon.
Foto: Alexander Grey/Unsplash
Jakarta -

Detikers pasti kerap kali mendengar bahan kain jenis rayon. Kain jenis ini adalah salah satu jenis kain yang cukup sering digunakan dalam industri tekstil. Rayon punya kemampuan daya serap yang tinggi, yaitu sekitar 11-13%.

Hal ini jadi keunggulan karena cocok digunakan sebagai bahan pembuatan hampir segala jenis pakaian. Berikut informasi lengkap mengenai karakteristik kain bahan rayon.

Apa Itu Bahan Rayon

Rayon adalah bahan yang terbuat dari serat buatan dari hasil regenerasi selulosa. Dilansir dari laman resmi Universitas Binus, rayon dikenal juga sebagai rayon viskosa atau sutra buatan dalam industri tekstil.

Jenis kain rayon digunakan sebagai aneka sandang seperti jaket, jas, daster, syal, dasi, topi, atau kain pelapis sepatu. Kain jenis ini juga biasa dipakai sebagai pelengkap perabot rumah tangga (sprei, selimut, tirai), alat-alat kebutuhan industri (kain perabot rumah sakit), serta barang kesehatan pribadi (pembalut wanita dan popok bayi).

Saat kain dalam keadaan kering, serat rayon merupakan isolator listrik yang baik. Rayon tahan terhadap panas setrika, tetapi jika panas terjadi dalam waktu lama dapat menyebabkan serat rayon berubah menjadi kekuningan.

Secara biologi, jamur pada pakaian akan membuat rayon kurang kuat serta membuatnya berubah warna. Biasanya jamur mula-mula tumbuh dan menempel pada benang. Inilah yang membuat perawatan kain rayon harus hati-hati.

Ciri Bahan Rayon

1. Mudah Menyerap

Karena serat rayon mudah menyerap, pewarna berwarna apa pun yang ditambahkan ke kain dapat mudah muncul. Rayon adalah bahan yang sangat lembut, itulah sebabnya bahan ini menjadi pilihan kain yang disukai karena membuat pakaian terasa nyaman.

Kain ini mudah menyerap dengan lebih efisien daripada kapas. Keringat pun akan mudah diserap ke dalam rayon, sehingga kain ini terasa lebih sejuk daripada jenis pakaian lainnya.

2. Sejuk

Serat tipis rayon memiliki kemampuan untuk membuat pakaian lebih 'bernafas' sehingga baik untuk pakaian olahraga. Rayon adalah kain ringan yang tidak menempel pada tubuh, justru mampu membuat udara sejuk masuk.

3. Fleksibel

Rayon digunakan untuk kemeja, pakaian dalam, dan bahkan seprai dan gorden karena memiliki bentuk yang fleksibel dan elegan di tubuh seseorang atau dari batang gorden. Inilah sebabnya perempuan suka mengenakan gaun dan rok rayon karena bahannya nyaman dan bentuk yang cantik.

4. Serbaguna

Sepotong pakaian tidak selalu terbuat dari 100 persen rayon. Serat ini sering digabungkan dengan jenis serat lain. Bahan yang biasanya dicampur dengan rayon termasuk katun, wol, sutra, dan poliester.

5. Halus

Pengguna harus melihat petunjuk pencucian rayon dulu sebab bahannya sangat halus. Biasanya rayon bisa dicuci dengan metode dry clean, cuci tangan, atau mesin cuci dengan air dingin pada mode 'gentle'.

Rayon dapat menyerap keringat dan dapat mengering dengan cepat dengan sendirinya, sehingga tak perlu menggunakan pengering. Pemutih pun harus non-klorin agar tidak berubah warna.

Apakah Bahan Rayon Mudah Kusut?

Dalam industri tekstil, kain rayon dikenal dengan nama rayon viskosa atau sutra buatan. Kain ini biasanya terlihat berkilau dan tidak mudah kusut.

Serat rayon memiliki unsur kimia karbon, hidrogen, dan oksigen sehingga memang punya karakteristik berkilau dan tidak mudah kusut. Secara khusus, kain rayon digunakan untuk industri kain batik di Indonesia.

Rayon adalah kain yang terbuat dari serat semi sintetik. Ini membuatnya menjadi kain yang lembut dan nyaman. Kainnya juga memiliki tampilan yang mewah maka kain ini banyak digunakan di industri fashion.

Rayon adalah kain yang pertama kali dikembangkan di Prancis pada tahun 1884 sebagai alternatif lebih murah daripada tekstil sutra, jelas Textile Fabric Consultants, Inc. Rayon dibuat dengan mengolah selulosa dari pulp kayu atau bahan tanaman. Rayon memberikan beberapa kesamaan dengan kain lain yang terbuat dari tanaman, seperti katun dan linen.

Meski rayon tak mudah kusut, rayon cepat menyusut sehingga penting untuk berhati-hati dengan kain ini. Maka, berikut cara merawatnya:

  • Jangan mencuci kain terlalu panas. Pilih suhu maksimum 30 derajat.
  • Selalu periksa label untuk petunjuk mencuci. Terkadang lebih baik mencuci rayon dengan tangan.
  • Setrika rayon dengan suhu rendah.

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Rayon

Kelebihan

  1. Bahan ringan, karena teksturnya ini membuat rayon sering digunakan untuk pakaian sehari-hari.
  2. Murah, meski murah tetapi kain ini terlihat sangat bagus karena tampak seperti sutra.
  3. Berpori-pori terbuka, kain ini sangat breathable sehingga terasa sejuk saat menggunakannya serta mudah menyerap keringat dan cepat kering.
  4. Mudah diwarnai, kain ini cukup mudah untuk diwarnai sehingga para produsen memilih bahan ini untuk membuat berbagai jenis pakaian berwarna-warni.

Kekurangan

  1. Mudah berbau, kemampuannya dalam menyerap kelembaban yang baik membuat kain bahan rayon juga jadi mudah sekali bau. Maka dari itu, perlu perawatan yang baik untuk membuat kain ini tetap nyaman dikenakan.
  2. Mudah menyusut, kain ini terbuat dari tumbuhan sehingga sifatnya cukup sensitif. Oleh karena itu, perlu kehati-hatian dalam merawat kain bahan rayon.
  3. Mudah terbakar, salah satu kekurangan bahan rayon adalah mudah terbakar. Maka dari itu, hindari dari setrika yang terlalu panas.
  4. Mudah luntur, kain ini juga cukup mudah luntur. Sebaiknya, kain bahan rayon jangan dicuci dengan jenis pakaian lainnya dan jangan menggunakan pemutih.
  5. Kurang ramah lingkungan, sebab sebagian besar kayu yang digunakan untuk rayon berasal dari hutan yang terancam punah.

Contoh Bahan Rayon

1. Rayon Spandex

Laman The Fabric Market menjelaskan bahwa pada rayon jenis ini merupakan campuran rayon dan spandex ringan. Inilah yang membuat bahan rayon spandex nyaman untuk dijadikan t-shirt, tunik, gaun, rok, syal, pakaian anak-anak, pakaian renang, legging, piyama, kostum, kerajinan, ikat kepala, dan lainnya.

Untuk pencuciannya, metode dry clean biasanya lebih aman, tetapi beberapa rayon atau viscose dapat dicuci dengan tangan atau mesin cuci dengan air dingin yang lembut.

2. Rayon Crinkle

Rayon Crinkle memiliki tekstur seperti yang berkerut sehingga cukup unik. Bahannya pun tipis dan ringan, sehingga cocok untuk cuaca kemarau. Untuk pencuciannya, metode dry clean biasanya lebih aman, tetapi beberapa rayon atau viscose dapat dicuci dengan tangan atau mesin cuci dengan air dingin yang lembut.

3. Rayon Polyester

Meskipun rayon polyester nyaman dan sejuk digunakan, kain ini terbilang tipis sehingga cukup tembus cahaya. Biasanya untuk penggunaan sandang, kain ini akan dilapisi kain lagi di bawahnya. Sementara untuk pencuciannya, metode dry clean biasanya lebih aman, tetapi beberapa rayon atau viscose dapat dicuci dengan tangan atau mesin cuci dengan air dingin yang lembut.

Nah detikers, itulah tadi penjelasan lengkap mengenai kain bahan rayon. Kain ini sangat direkomendasikan untuk pakaian. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!



Simak Video "Kakao Akuisisi 9% Saham SM Entertainment"
[Gambas:Video 20detik]
(aau/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT