ADVERTISEMENT

Kenapa Harus Evaluasi Kegiatan Usaha? Ini Fungsi, Langkah, dan Kapan Waktunya

Rully Desthian Pahlephi - detikFinance
Sabtu, 17 Sep 2022 08:20 WIB
Ilustrasi evaluasi usaha.
Foto: Nick Morrison/Unsplash
Jakarta -

Ketika kita akan memulai bisnis, tentu kita harus menyiapkan berbagai rencana yang tertuang dalam business plan, mulai dari ide usaha, modal, proses produksi, hingga tujuan usaha. Saat usaha sudah berjalan, kita juga harus melakukan evaluasi kegiatan usaha untuk mengukur apakah bisnis yang kita jalankan sudah mencapai tujuan atau belum.

Evaluasi kegiatan usaha sangat penting dilakukan oleh pelaku usaha untuk mengukur kesuksesan usaha. Hasil evaluasi ini juga berperan penting sebagai panduan untuk melakukan kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Pelaku bisnis pasti ingin bisa mencapai target jangka pendek, menengah, maupun panjang serta meminimalisasi risiko kegagalan usaha. Oleh karena itu, setiap pelaku bisnis perlu melakukan evaluasi usaha untuk memudahkan dalam menghadapi persaingan pasar yang begitu sengit.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang apa itu evaluasi kegiatan usaha, fungsi, tujuan, tahapan, serta waktu yang tepat untuk melakukannya. Simak penjelasan di bawah ini.

Evaluasi Kegiatan Usaha Adalah

Mengutip Modul Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X, evaluasi kegiatan usaha adalah aktivitas untuk melakukan analisis kinerja dalam suatu usaha bisnis. Evaluasi kegiatan usaha akan membandingkan rencana usaha yang telah tertuang dalam business plan dengan pencapaian pada usaha tersebut.

Sebuah bisnis dianggap berhasil jika bisa mencapai tujuan-tujuan yang sudah dibuat pada rencana awal. Jika ternyata belum mencapai tujuan, pelaku usaha perlu melakukan evaluasi agar nantinya bisa mencapai tujuan awal.

Fungsi dan Kegunaan Evaluasi Kegiatan Usaha

Jackie Ambadar, Miranty Abidin, dan Yanty Isa dalam buku Rencana Usaha yang Rasional mengungkapkan bahwa evaluasi kegiatan usaha memiliki empat fungsi. Berikut adalah keempat fungsi tersebut.

  1. Mengetahui posisi usaha: Dengan melakukan evaluasi, kita akan mengetahui apakah usaha sudah berada di jalur yang tepat atau belum.
  2. Mengetahui kemajuan dan kemunduran usaha: Dengan merujuk hasil evaluasi, kita akan mengetahui apakah bisnis yang sedang berjalan mengalami pertumbuhan atau malah kemerosotan.
  3. Tahapan awal sebelum melakukan langkah perbaikan atau pengembangan: Evaluasi usaha akan menganalisis dengan mendalam tentang langkah pengembangan yang harus dilakukan selanjutnya.
  4. Menetapkan target usaha berikutnya: Hasil evaluasi bisa dijadikan panduan untuk menetapkan target usaha berikutnya.

Tujuan Evaluasi Kegiatan Usaha Adalah

Adapun tujuan dari evaluasi kegiatan usaha seperti dikutip dalam buku berjudul Kewirausahaan, yaitu:

  • Menghindari risiko kerugian: Dalam hal ini tujuan evaluasi adalah untuk meminimalisasi risiko yang tidak diinginkan, baik risiko yang bisa dikendalikan maupun risiko yang tak dapat dikendalikan.
  • Memudahkan perencanaan: Evaluasi akan membuat pelaku usaha untuk lebih mudah melakukan perencanaan selanjutnya.
  • Memudahkan pelaksanaan pekerjaan: Dengan evaluasi kegiatan usaha, pekerjaan pun akan lebih terarah karena evaluasi berfungsi sebagai panduan.
  • Memudahkan pengawasan: Evaluasi usaha akan memudahkan pengawasan dalam rangka tidak terjadinya penyimpangan dari rencana yang sudah disusun sebelumnya.
  • Memudahkan pengendalian: Tujuan dari pengendalian adalah untuk mengawasi dan mengarahkan pelaksanaan usaha untuk mencapai tujuan.

Tahapan Evaluasi Kegiatan Usaha

Menurut Widi Wahyudi dalam modul pembelajaran yang berjudul Evaluasi Usaha, terdapat beberapa tahapan dalam melakukan evaluasi kegiatan usaha, yaitu:

1. Analisis Aspek Pasar

Evaluasi aspek pasar sangat penting karena bisnis berjalan berdasarkan permintaan barang/jasa di dalam pasar. Analisis pasar berfungsi untuk mengetahui berapa besar luas pasar, pertumbuhan permintaan dan pangsa pasar dari produk yang bersangkutan.

2. Analisis Aspek Teknis

Evaluasi aspek teknis adalah dengan menentukan jenis teknolog yang sesuai dengan kegiatan usaha. Berikut adalah faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan jenis teknologi:

  • Jenis teknologi yang diajukan harus memenuhi mutu yang sesuai dengan standar mutu pasar atau konsumen.
  • Teknologi harus sesuai dengan persyaratan yang diperlukan untuk mencapai skala produk yang ekonomis.
  • Pilihan jenis teknologi yang diusulkan sering dipengaruhi oleh kemungkinan pengadaan tenaga ahli, pengadaan bahan baku, dan bahan penunjang yang diperlukan untuk penerapannya.
  • Pemilihan teknologi hendaknya dikaitkan dengan memperhatikan jumlah dana yang diperlukan untuk pembelian mesin serta peralatan yang dibutuhkan.

Perlu juga meninjau pengalaman penerapan teknologi yang bersangkutan oleh pihak lain di tempat lain, sehingga dapat diketahui apakah teknologi tersebut telah dapat disetarakan dengan baik.

3. Analisis Aspek Finansial

Evaluasi finansial juga perlu dilakukan untuk mengetahui apakah suatu bisnis sudah mendatangkan keuntungan finansial atau belum. Jika level finansial usaha belum memuaskan, maka perlu dilakukan evaluasi dan mencari cara lain untuk meningkatkan level finansial.

Kapan Waktu Evaluasi Kegiatan Usaha Dilakukan

Masih mengutip modul pembelajaran dari Widi Wahyudi, evaluasi terhadap perkembangan usaha dapat dilakukan dalam beberapa kondisi, yaitu:

1. Secara Rutin/Berkala

Evaluasi berkala akan memberikan manfaat yang besar, karena dengan adanya evaluasi secara rutin makan masalah yang timbul dalam kegiatan bisnis bisa diatasi. Evaluasi rutin bisa dilakukan per bulan, per tiga bulan, per enam bulan, atau bisa juga per tahun.

2. Secara Insidental

Evaluasi seperti ini akan dilakukan apabila terjadi masalah yang mengharuskan pelaku bisnis melakukan evaluasi. Ketika bisnis mengalami kemerosotan, maka evaluasi perlu segera dilakukan untuk mencari solusi dalam membangkitkan lagi usaha yang mengalami kemerosotan.

Itu dia pembahasan tentang evaluasi kegiatan usaha, mulai dari pengertian, fungsi tujuan, langkah-langkah, hingga waktu untuk melakukan evaluasi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang sedang menjalankan kegiatan usaha.



Simak Video "Alasan Direktur Unilever Indonesia Mengundurkan Diri"
[Gambas:Video 20detik]
(khq/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT