ADVERTISEMENT

Cara Menganalisis Peluang Usaha Agar Bisnis Tetap Untung

Adelaide Wreta - detikFinance
Selasa, 20 Sep 2022 05:45 WIB
Ilustrasi analisis peluang usaha.
Foto: JESHOOTS.COM/Unsplash
Jakarta -

Setiap orang yang ingin memulai usaha perlu memikirkannya secara matang terlebih dahulu agar tidak salah langkah. Dengan pemikiran yang matang, pengusaha atau pebisnis dapat terhindar dari kerugian yang besar. Untuk itu, akan diperlukan analisis peluang usaha. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui cara menganalisis peluang usaha yang tepat!

Apa Itu Peluang Usaha?

Peluang usaha terdiri dari dua kata, yaitu peluang dan usaha. Peluang dapat diartikan sebagai kesempatan yang muncul atau terjadi pada satu peristiwa, sedangkan usaha diartikan sebagai daya untuk mencapai keinginan. Oleh karena itu, peluang usaha secara terminologis dapat berarti kesempatan yang dimanfaatkan seseorang untuk meraih apa yang diinginkannya, misalnya uang, keuntungan, dan kekayaan.

Di sisi lain, peluang usaha bisa juga diartikan sebagai kesempatan yang digunakan untuk mengembangkan usaha dengan melihat berbagai hal positif yang ada dan dimanfaatkan ke dalam pengembangan usaha yang dimiliki. Hal-hal positif ini dapat digunakan untuk melihat prospek usaha di masa depan juga.

Tujuan Melakukan Analisis Peluang Usaha

Menurut Sari Fitri dalam Buku Ajar Pengantar Manajemen Bisnis Syariah, ada sejumlah tujuan yang diperoleh dari mengamati peluang usaha. Tanpa mengamati peluang usaha, tujuan-tujuan ini mungkin tidak dapat terpenuhi dengan baik atau sempurna. Berikut adalah dua tujuan dalam melakukan analisis peluang usaha:

1. Memastikan Kelayakan Usaha

Tujuan pertama dalam melakukan analisis peluang usaha adalah memastikan apakah suatu usaha sudah layak untuk dilaksanakan atau belum. Dengan melakukan analisis terhadap peluang usaha, Anda dapat mengetahui apakah peluang usaha tersebut dapat dengan mudah diterima masyarakat atau justru sebaliknya.

2. Mengetahui Prospek Usaha

Tujuan selanjutnya adalah mengetahui prospek usaha, yaitu gambaran umum terkait potensi suatu usaha hingga faktor pendukung dan penghambat usahanya. Hal inilah yang nantinya akan menentukan apakah suatu usaha dapat meraih keuntungan yang diperkirakan atau tidak.

Analisis peluang usaha dapat dilakukan dengan cara melaksanakan observasi langsung ke konsumen agar dapat mengetahui keinginan dan kebutuhan yang sebenarnya ada di masyarakat. Setelah observasi dilakukan kita dapat membagi atau membuat segmentasi konsumen, kemudian menentukan target konsumen terbesar untuk meraih keuntungan yang lebih mudah diraih.

Ada empat aspek yang perlu diperhatikan dalam perubahan masyarakat, yaitu selera konsumen, kebiasaan masyarakat, saluran distribusi, dan perubahan teknologi serta komunikasi (Fitri, 2022, p. 70).

Cara Menganalisis Peluang Usaha

Analisis peluang usaha tentunya tidak dapat dilakukan secara asal. Ada hal-hal yang perlu diterapkan ketika menganalisis suatu peluang usaha untuk mengetahui kelayakan dan prospeknya hingga ke akar-akar. Mengutip Sari Fitri, cara atau metode dalam menganalisis peluang usaha dibagi menjadi dua, yaitu analisis SWOT dan analisis 5W1H. Berikut penjelasannya:

1. Analisis SWOT

Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis yang akhirnya disingkat sebagai SWOT.

Umumnya, metode analisis satu ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi proyek, lalu mengidentifikasi faktor internal serta eksternal yang mendukung dan tidak mendukung pencapaian tujuan tersebut.

  • Strength: Apa keunggulan dari usaha yang akan dijalankan dibandingkan kompetitor sejenis dan apa alasan bagi customer untuk membeli produk Anda.
  • Weakness: Apa yang perlu diprioritaskan untuk diperbaiki dalam tahun ini? Misalnya sesuatu yang hanya dimiliki kompetitor atau sertifikasi yang belum lengkap.
  • Opportunities: Adakah tren di masa depan dan peluang kerja sama yang potensial untuk pengembangan bisnis saat ini? Kemudian, ruang apa saja yang belum dimanfaatkan kompetitor dan terbuka untuk usaha Anda?
  • Threats: Apa saja faktor eksternal yang dapat mengganggu eksistensi usaha? Seperti regulasi pemerintah yang dapat berimbas buruk pada produk Anda atau kompetitor yang bekerja 200 kali lipat lebih baik dari usaha Anda saat ini.

2. Analisis 5W1H

Metode selanjutnya yang dapat dipakai wirausaha adalah metode 5W1H, singkatan dari what, why, when, where, who, dan how.

  • What: Jenis usaha apa yang akan Anda ambil?
  • Why: Mengapa memilih usaha tersebut?
  • When: Kapan usaha tersebut akan dimulai?
  • Where: Di mana lokasi usaha tersebut dijalankan?
  • Who: Siapa saja yang akan terlibat dalam proses pembangunan usahanya?
  • How: Bagaimana proses produksi usaha dijalankan?

Setelah menganalisis peluang usaha, Anda dapat melakukan analisis kelayakan usaha yang terdiri dari lima langkah berikut ini:

  1. Amati hal-hal yang paling dibutuhkan masyarakat sekitar.
  2. Mengamati waktu ketika masyarakat membutuhkan barang tersebut.
  3. Melihat karakteristik konsumen agar produk yang dibuat bisa disesuaikan dengan segmentasi konsumen.
  4. Mengamati daya beli konsumen dan bagaimana hasil produksi, apakah berkualitas atau tidak.
  5. Melihat adanya pesaing atau tidak. Peluang pasar yang belum digarap pesaing akan lebih menjanjikan.

Itulah cara menganalisis peluang usaha agar bisnis tetap untung. Peluang usaha adalah kesempatan yang dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan meraih keuntungan.

Analisis peluang usaha penting dilakukan untuk mengetahui apakah suatu usaha sudah layak dijalankan dan bagaimana prospeknya. Ada dua metode yang dapat dipilih untuk menganalisis peluang usaha, yaitu analisis SWOT dan analisis 5W1H.



Simak Video "Gen Z Hati-hati! Ada Resesi"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT