ADVERTISEMENT

Kenali Bahan Kain Fleece, Kelebihan, Kekurangan, dan Contoh Produk

ilham fikriansyah - detikFinance
Selasa, 20 Sep 2022 13:26 WIB
Ilustrasi kain fleece.
Foto: Tania Melnyczuk/Unsplash
Jakarta -

Saat ini sudah banyak sekali jenis bahan kain yang beredar di pasaran. Salah satu bahan kain yang cukup populer dan banyak diminati oleh masyarakat adalah bahan kain fleece.

Bagi sebagian orang khususnya yang kurang paham tentang jenis kain, pasti terasa asing saat mendengar nama kain yang satu ini. Namun jika detikers langsung merasakan bahan kain tersebut, pasti kamu pernah memiliki pakaian dengan bahan kain fleece atau setidaknya pernah memegangnya ketika sedang berbelanja di toko.

Lantas, apa sih sebenarnya bahan kain fleece itu? Lalu apa kelebihan dan kekurangan dari bahan kain ini? Apa saja contoh produk yang menggunakan bahan kain fleece? Biar nggak penasaran, simak penjelasannya secara lengkap berikut ini.

Bahan Kain Fleece Adalah

Dilansir situs Good On You, kain fleece adalah salah satu jenis bahan kain yang terbuat dari bahan campuran polyester seperti polyethylene terephthalate (PET), nylon, lycra, dan sejumlah jenis bahan kain lainnya.

Bahan kain fleece juga disebut sebagai imitasi wool karena sifatnya yang lembut, halus, hangat, dan sedikit berbulu jika diraba oleh tangan.

Ciri dan Karakteristik Bahan Kain Fleece

1. Hangat Ketika Dipakai

Ciri-ciri yang pertama dari bahan kain fleece adalah hangat saat dipakai. Hal ini disebabkan oleh penggunaan sejumlah bahan campuran yang menghasilkan imitasi wool, sehingga kain fleece sangat cocok digunakan untuk membuat jaket, hoodie, dan sweater.

2. Halus dan Lembut

Selain hangat, ciri-ciri selanjutnya dari bahan kain fleece adalah halus dan lembut. Sehingga bahan kain fleece tak hanya digunakan sebagai pakaian saja, namun juga bisa dipakai sebagai bahan dalam membuat handuk dan keset kaki.

3. Bahan Kain yang Ramah Lingkungan

Bahan kain fleece juga dikenal sebagai kain yang ramah lingkungan lho detikers. Soalnya, beberapa jenis bahan kain fleece ada yang diproduksi dari limbah daur ulang sampah, contohnya menggunakan plastik bekas.

Eits, meskipun terbuat dari limbah daur ulang namun kualitas dari bahan kain fleece tetap terjamin kok!

4. Terdapat Bulu-bulu Lembut

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu ciri-ciri kain fleece adalah lembut dan halus. Nah, di bagian dalam permukaan kain fleece juga memiliki bulu-bulu yang lembut layaknya seperti bulu domba. Hadirnya bulu-bulu ini agar tubuh manusia tetap hangat ketika berada di cuaca dingin.

Kelebihan Kain Fleece

Setiap jenis bahan kain yang beredar di pasaran memiliki kelebihan tersendiri, termasuk juga jenis kain fleece. Lantas apa saja kelebihan yang didapat dengan menggunakan jenis bahan kain fleece? Simak berikut ini.

1. Cepat Kering

Salah satu kelebihan dari kain fleece adalah cepat kering. Jadi, kalau detikers ingin mencuci pakaian nggak perlu khawatir lagi bakal lama keringnya, cukup jemur di pagi hari dan tak butuh waktu lama pakaian langsung kering.

2. Memiliki Sifat Elastis

Walau membuat tubuh hangat bagi si pemakai, namun ternyata bahan kain fleece elastis dan tidak kaku lho detikers. Sebab, kain fleece terbuat dari berbagai campuran jenis bahan kain seperti polyester dan nylon, sehingga pakaian yang menggunakan kain fleece tidak akan mudah melar walau sudah dipakai berkali-kali.

3. Memiliki Sirkulasi Udara yang Baik

Kain fleece juga memiliki sirkulasi udara yang baik ketika digunakan, hal ini disebut sebagai breathability. Sirkulasi udara yang baik ternyata mampu mengalirkan udara di dalam pakaian sehingga tetap nyaman digunakan meski di cuaca panas sekalipun.

4. Tahan Lama

Kelebihan lain dari bahan kain fleece adalah memiliki durabilitas yang tahan lama. Jadi, kamu bisa menggunakan pakaian dengan bahan fleece dalam kurun waktu yang cukup lama, asalkan detikers rajin merawatnya dengan baik ya.

5. Harganya Relatif Murah

Kalau detikers ingin membeli jaket atau sweater berbahan kain fleece, nggak perlu khawatir soal harga. Di sejumlah toko online, harga jaket dengan bahan kain fleece harganya sekitar Rp 100.000 hingga Rp 250.000. Sementara itu, untuk harga per meter kain fleece berkisar Rp 40.000 sampai Rp 90.000 saja detikers.

Kekurangan Kain Fleece

Sayangnya, bahan kain fleece juga memiliki sejumlah kekurangan. Lantas apa saja kekurangannya? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Kotoran Mudah Menempel

Permukaan kain fleece yang berbulu ternyata bisa menjadi suatu kekurangan, salah satunya kotoran dan partikel halus bisa menempel. Alhasil, kalau detikers beraktivitas di tempat yang kotor dan berdebu maka noda-noda akan sangat mudah menempel.

2. Tidak Cocok Dipakai Saat Cuaca Ekstrem

Salah satu kekurangan lain dari bahan kain fleece adalah tidak cocok digunakan saat cuaca ekstrem. Dalam hal ini, cuaca ekstrem yang dimaksud adalah kondisi bersalju dengan suhu sangat rendah atau di cuaca panas dengan suhu sangat tinggi.

3. Perawatannya Cukup Rumit

Meski terbilang elastis dan nyaman saat dipakai, namun merawat pakaian dengan bahan jenis fleece tergolong rumit. Ketika mencuci pakaian dengan jenis kain fleece disarankan secara manual dengan tangan, sebab jika menggunakan mesin cuci dikhawatirkan dapat merusak permukaan kain fleece.

Jenis Bahan Fleece

Ada berbagai macam jenis bahan fleece yang beredar di pasaran. Setiap jenisnya memiliki kualitas yang berbeda-beda, mulai dari yang standar hingga premium. Tentu, harganya juga beragam tergantung dari jenis bahan kain fleece.

Lalu apa saja jenis-jenis bahan kain fleece? Biar nggak penasaran, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Anti Pill Fleece

Jenis bahan kain fleece yang pertama adalah anti pill fleece. Dinamakan anti pill karena jenis kain ini tidak mudah rusak karena terlalu sering dicuci. Selain itu, kain anti pill fleece ini juga tidak mudah kusut.

2. Blizzard Fleece

Blizzard fleece adalah salah satu jenis kain fleece yang lebih halus dan lembut jika dibandingkan dengan anti pill fleece. Salah satu kelebihan dari kain ini adalah terasa lebih nyaman di kulit dan lebih tebal, sehingga bisa memberikan kehangatan ketika berada di cuaca dingin.

3. Cotton Fleece

Jenis bahan kain fleece yang satu ini terbuat dari campuran serat fleece dengan bahan katun (cotton). Salah satu kelebihan dari cotton fleece adalah bagian luar dan dalam permukaan kain terasa lembut, sehingga nyaman digunakan.

4. Microfleece

Micro fleece adalah salah satu jenis kain fleece yang paling ringan di antara jenis lainnya. Karena tipis, kain microfleece sangat nyaman digunakan sehari-hari.

5. Plush Fleece

Plush fleece adalah kain jenis fleece yang paling lembut di antara jenis lainnya. Walau terasa lembut, jenis kain plush fleece tidak cocok digunakan untuk membuat pakaian karena terlalu berat, sehingga jenis kain ini sering digunakan untuk membuat selimut.

6. Polar Fleece

Polar fleece merupakan kain jenis fleece yang paling tahan lama di antara jenis lainnya. Karena awet, jenis kain ini paling banyak digunakan sebagai bahan untuk pakaian.

7. Polyester Fleece

Polyester fleece adalah jenis kain fleece yang terbuat dari bahan polyester. Jenis kain ini dibentuk menyerupai dengan wool sehingga merupakan bulu sintetis, meski begitu kain polyester fleece lebih tahan lama dan tidak cepat menyusut ketika dicuci.

8. Sherpa Fleece

Jenis kain fleece yang satu ini memiliki tekstur yang hampir mirip dengan bulu domba. Bahannya yang halus dan lembut membuat jenis kain sherpa fleece telah banyak digunakan sebagai bahan membuat jaket dan selimut.

9. Quilted Fleece

Selanjutnya ada jenis bahan quilted fleece, di mana bahan ini cocok digunakan untuk membuat pakaian. Salah satu keunggulan dari bahan quilted fleece adalah menggunakan tiga lapis, sehingga lebih tebal dan memberikan kehangatan bila digunakan di cuaca dingin.

10. Textured Fleece

Jenis kain textured fleece memiliki bahan yang sangat lembut. Bahan ini cocok digunakan untuk membuat handuk, karena lembut dan tidak membuat kulit sakit.

Contoh Produk Bahan Kain Fleece

Saat ini sudah banyak sekali produk yang menggunakan bahan dasar dari kain fleece. Bahkan, produk-produk ini bisa kamu temukan di rumah atau mungkin sedang detikers gunakan saat ini.

Karena memiliki bahan yang halus, lembut, dan memberikan kehangatan, bahan kain fleece dapat digunakan untuk membuat jaket, sweater, hoodie, selimut, dan syal. Tak hanya itu, bahan kain fleece juga digunakan untuk membuat produk rumah tangga seperti lap piring dan lap tangan.

Nah itu dia detikers penjelasan mengenai bahan kain fleece beserta kelebihan, kekurangan, ciri-ciri, jenis, dan contoh produknya. Semoga artikel ini dapat mencerahkan detikers yang masih sering kebingungan tentang bahan kain fleece.



Simak Video "Mengenal Demit Token, Game Horor NFT Buatan Developer Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT